Cina Prihatin Dengan Perkembangan Nuklir Iran

Cina Prihatin Dengan Perkembangan Nuklir Iran

- detikNews
Kamis, 13 Apr 2006 09:02 WIB
New York - Pemerintah Iran baru saja mengumumkan keberhasilannya melakukan pengayaan uranium. Pengumuman ini ditanggapi dengan penuh kekhawatiran dari negara-negara lain termasuk Cina.Pemerintah Cina prihatin akan langkah Iran tersebut. Namun ditegaskan pula, pembicaraan soal sanksi atau aksi militer terhadap Iran tidak akan bermanfaat."Kami prihatin akan peristiwa tersebut dan bagaimana perkembangan masalah ini," ujar Duta Besar (Dubes) Cina untuk PBB Wang Guangya di markas besar PBB di New York, AS.Langkah Iran tersebut bertentangan dengan tuntutan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) yang mendesak Iran untuk menghentikan proses pengayaan uranium. "Jadi kami sekali lagi meminta semua pihak untuk menahan diri, bertindak secara konstruktif dan tidak mengambil tindakan yang bisa memperburuk situasi," tandas Wang seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (13/4/2006).Dewan Keamanan PBB bulan Maret lalu memberikan tenggat waktu hingga 28 April bagi Iran untuk menghentikan aktivitas pengayaan uraniumnya. Iran juga didesak untuk bersikap lebih kooperatif dengan IAEA serta Dewan Keamanan PBB.Wang menegaskan, diplomasi tetap merupakan solusi terbaik untuk menyelesaikan krisis nuklir Iran. Pernyataan senada disampaikan Dubes Prancis untuk PBB, Jean-Marc de La Sabliere. Meski memprihatinkan pengumuman Iran tersebut, namun dikatakannya, PBB tidak perlu mengambil tindakan apapun sampai berakhirnya tenggat waktu yang telah ditetapkan. Kepala IAEA Mohamed ElBaradei saat ini tengah melakukan kunjungan ke Iran untuk membahas perkembangan seputar isu nuklir negeri republik Islam itu. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads