Catatan MUI soal Masjid Sriwijaya Mangkrak hingga Jadi Sarang Ular-Babi

Eva Safitri - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 05:30 WIB
Waketum MUI Anwar Abbas
Anwar Abbas (Foto: mui.or.id)

Masjid Sriwijaya Mangkrak Jadi Sarang Ular-Babi

Kompleks Masjid Sriwijaya itu berada di Jalan Pangeran Ratu, Jakabaring, Palembang. Kompleks Masjid Sriwijaya sudah ditumbuhi rumput tinggi. Tak mudah menuju titik di mana rencananya akan menjadi bangunan utama masjid.

Mulai masuk gerbang yang pintunya sudah roboh dan tidak dipasangi garis polisi itu, terlihat juga ada plang atau segel bertulisan 'Kawasan & Bangunan ini dalam proses penyidikan Tipikor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan'. Selain itu, ada beberapa tiang fondasi berdiri di sana.

Sementara itu, ada hal yang menegangkan ketika kita hendak menuju di titik utama pembangunan masjid tersebut. Warga sekitar tidak menyarankan untuk menuju lokasi utama dengan berjalan kaki karena ada ancaman serangan ular berbisa ataupun babi.

"Hati-hati ya, Pak, kalau mau masuk ke dalam (titik utama bangunan masjid). Kami dulu pernah lihat ular (ular kobra) dan babi di sekitaran situ," kata Arman Maulana, seorang warga yang sudah lama berdagang di sekitar kompleks Masjid Sriwijaya, saat ditemui detikcom.

Sesampai di titik utama dengan mengendarai sepeda motor, terlihat hamparan bangunan masjid yang mangkrak tersebut dengan beberapa tiang penyangganya.

Di sana, terlihat ada genangan air yang sudah berlumut. Ada juga tangga untuk menuju ke lantai bawah yang dipenuhi dengan genangan air. Dari atas bangunan itu, terlihat jelas gedung kantor Kejati Sumsel dan jalur LRT.

Warga sekitar berharap, lahan yang kini diduga menjadi sarang ular kobra dan babi itu bisa segera dibersihkan. Warga mengatakan lahan dan bangunan itu terbengkalai sejak lama.

"Lahan serut-serut gini kan positif pasti banyak ular. Jangankan cuma ular, babi saja kami pernah lihat, babi hutan. Kami harap bisa dibersihkan agar tidak ada lagi ular dan babi di lokasi tersebut," ungkap


(eva/knv)