Catatan MUI soal Masjid Sriwijaya Mangkrak hingga Jadi Sarang Ular-Babi

Eva Safitri - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 05:30 WIB
Waketum MUI Anwar Abbas
Anwar Abbas (Foto: mui.or.id)
Jakarta -

Masjid Sriwijaya di Palembang yang mangkrak akibat kasus korupsi kini jadi sarang ular-babi. Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas menilai bagaimanapun juga pembangunan harus dilanjutkan.

"Ya pembangunannya harus dilanjutkan. Dan kalau pemerintah tidak sanggup membiayainya maka kita harapkan agar pemerintah bisa menyerahkannya kepada masyarakat untuk dilanjutkan pembangunannya supaya masjid tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan umat masyarakat dan bangsa," kata Anwar, kepada wartawan, Minggu (3/10/2021).

Anwar mengatakan mangkraknya Masjid Sriwijaya ini merupakan salah satu bukti buruknya tindakan korupsi. Dia menilai praktik korupsi harus segera diberantas sebelum melebar kemana-mana.

"Oleh karena itu praktik korupsi dan KKN ini harus benar-benar kita jadikan sebagai musuh bersama. Kalau dahulu di zaman orde baru praktek korupsi ini boleh dikatakan hanya ada di bidang eksekutif tapi sekarang juga sudah melebar ke legislatif dan yudikatif yang benar-benar menyedihkan dan memilukan hati kita," ujarnya.

"Kalau bangsa ini tidak mau negeri ini menjadi semakin bangkrut maka kita harus berani menegaskan ulang tekad kita untuk memberantas praktek korupsi yang dikutuk oleh Tuhan ini agar negeri kita bisa tumbuh dan berkembang menjadi negara yang maju, adil, makmur dan sejahtera serta diridhoi oleh Allah SWT," lanjutnya.

Sekjen MUI Amirsyah Tambunan mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus korupsi tersebut. Hal itu penting dilakukan agar lahan tersebut bisa dimanfaatkan dan dilanjutkan pembangunannya.

"Sangat prihatin atas dugaan adanya korupsi pada pembangunan Masjid Sriwijaya, hingga kini mangkrak karena kasus korupsi. Untuk itu kami mendesak kepada aparat penegak hukum agar menuntaskan permasalahan dugaan korupsi," ucapnya.

"Hal ini penting untuk memperjelas lahan tersebut agar bisa di manfaatkan oleh kepentingan umat di Sumatera Selatan, sehingga terhindar dari adanya kesan menjadi sarang ular dan babi. Jika proses hukum jelas, maka alahn itu bisa kembali dimanfaatkan," lanjutnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Simak Video: Menjelajah Masjid Sriwijaya yang Katanya Jadi Sarang Ular-Babi

[Gambas:Video 20detik]