Playboy Masih Dalam Koridor

Wakil Ketua Dewan Pers:

Playboy Masih Dalam Koridor

- detikNews
Kamis, 13 Apr 2006 09:29 WIB
Jakarta - Playboy edisi Indonesia telah terbit. Protes berdatangan, banyak pihak menilai majalah ini hanyalah bagian dari pornografi yang harus dilarang. Benarkah demikian?"Sesuai fakta dan etika jurnalistik, edisi perdana ini masih dalam koridor," kata Wakil Ketua Dewan Pers RH Siregar, saat di konfirmasi detikcom, Kamis (13/4/2006).Playboy edisi perdana ini pun menurutnya, telah dicetak sesuai apa yang telah dijanjikan penerbitnya saat bertemu Dewan Pers. "Sesuai janjinya mereka, tidak akan menyajikan foto telanjang," ujarnya.Secara pribadi dia menyatakan, edisi perdana Playboy ini tidak seseram yang dibayangkan semula, berbeda dengan Playboy asli di Amerika Serikat. "Tidak seseram media sejenis sebelumnya di Indonesia. Mungkin nama saja yang membawa citra negatif," ucapnya.Menurut RH Siregar, apabila ada pihak-pihak yang menilai Playboy tidak sesuai kultur, maka yang dilakukan adalah pendekatan hukum, bukan dengan main hakim sendiri yang justru meresahkan. Dewan pers juga bejanji akan tetap terus melakukan pengawasan."Kita akan terus memonitoring dan melakukan penilaian," tegasnya. (fay/)


Berita Terkait