Pria di Sumsel Tewas Diterkam Buaya, Tangan dan Kaki Hilang

Prima Syahbana - detikNews
Minggu, 03 Okt 2021 11:12 WIB
Musi Banyuasin -

Seorang pria bernama Hermansyah (32), di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), dikabarkan hilang diterkam buaya saat tengah mencari daun nipah di dekat sungai. Korban kini ditemukan tewas tak jauh dari lokasi kejadian dengan kondisi tangan dan kaki hilang.

"Korban ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB," kata Kapos Airud Sungai Lilin, Dit Polairud Polda Sumsel Aiptu Yos Hendra, kepada detikcom, Minggu (3/10/2021).

Yos mengatakan korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa tanpa mengenakan baju.

"Ditemukannya kondisi meninggal dunia tanpa baju, korban kehilangan 1 kaki dan 1 tangan," katanya.

Korban ditemukan oleh tim Polairud Polda Sumsel bersama TNI AL dan warga sekitar. Saat kejadian, korban ini diduga hendak mencuci kaki.

"Dari informasi korban dilaporkan hilang kita bersama TNI AL, unsur terkait dan warga sekitar terus melakukan pencarian. Korban ditemukan lebih-kurang 1 kilometer dari lokasi kejadian. Korban saat kejadian, usai mengambil daun nipah dan diduga ingin mencuci kaki, saat itulah buaya menyambar tubuhnya," ungkap Yos.

Saat ini, jasad korban telah diserahkan ke pihak keluarga di Desa Pinang Banjar, Sungai Lilin, untuk disemayamkan.

Pemerintah Desa setempat juga membenarkan warganya yang hilang diterkam buaya, kini sudah ditemukan. Korban ditemukan tewas.

"Memang benar tadi korban sudah ditemukan, dalam kondisi tubuh yang tak utuh. Korban disemayamkan di rumah duka Desa Pinang Banjar, " kata Kades Pinang Banjar Aman Mahmud ketika dimintai konfirmasi detikcom secara terpisah.

Sebelumnya, kabar hilangnya Hermansyah ketika tengah mencari nipah bersama dua rekannya dekat sungai diduga karena diterkam buaya dibenarkan oleh Camat Sungai Lilin.

"Kejadiannya benar, korban warga kita diduga hilang karena diterkam buaya," kata Camat Sungai Lilin, Muba, Agus Kurniawan, kepada detikcom, Sabtu (2/10).

Kejadian nahas itu, menurutnya, terjadi ketika korban yang merupakan warga Desa Pinang Banjar itu bersama dua rekannya tengah mencari daun nipah. Korban ini kesehariannya diketahui sebagai pedagang daun nipah.

"Hilangnya jam tiga sore tadi, di perahu getek korban diterkam, sampai saat ini informasi tim di lapangan masih melakukan pencarian," kata dia.

(knv/knv)