2 Direktur Anak Perusahaan BUMN di Sumut Diduga Ditusuk Orang Tak Dikenal

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Sabtu, 02 Okt 2021 20:27 WIB
Pengacara PT Propernas Nusa Dua, Sastra (tengah), bersama keluarga korban menunjukkan foto kedua korban usai ditusuk OTK.
Pengacara PT Propernas Nusa Dua, Sastra (tengah), bersama keluarga korban menunjukkan foto kedua korban usai ditusuk OTK. (Arfah/detikcom)
Medan -

Dua orang direktur anak perusahaan BUMN, PT Propernas Nusa Dua, diduga ditusuk orang tidak dikenal (OTK) di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Keduanya mengalami luka tusuk di bagian perut.

"Peristiwanya terjadi pada Jumat (1/10) sekitar pukul 12.30 WIB. Kedua direktur ini ditusuk di Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang," ujar pengacara PT Propernas Nusa Dua, Sastra, kepada wartawan di Medan, Sabtu (2/10/2021).

Kedua korban adalah Parlindungan Siallagan sebagai Direktur Operasional dan Daniel Tarigan sebagai Direktur Keuangan PT Propernas Nusa Dua. Peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polsek Pancur Batu bernomor STPL/279/VIII/2021/Restabes Medan Sek. Pancur Batu tertanggal 1 Oktober 2021.

Kronologi Peristiwa Penusukan

Sastra mengatakan peristiwa penusukan berawal saat kedua direktur itu melihat lokasi tempat proyek pembangunan perumahan yang mereka tangani. Saat melihat lokasi, dua orang direktur itu didatangi seseorang yang diduga penggarap lahan yang akan dibangun perumahan.

"Lokasi itu kan eks PTPN II, ada penggarap yang mendirikan bangunan di situ. Karena perusahaan sudah memiliki izin mendirikan bangunan dan hak guna bangunan, maka pembangunan terus. Bangunan dari penggarap itu ditertibkan," ujar Sastra.

"Kedua direktur datang melihat penertiban bangunan yang dibangun penggarap. Di situlah terjadi insiden itu, diduga penggarap yang melakukan penusukan. Dan sangat kita sayangkan itu terjadi, karena itu korbannya direktur," sambungnya.

Sastra menyebut di lokasi sebenarnya sudah ada bangunan yang dibuat oleh PT Propernas Nusa Dua. Namun, saat melanjutkan pembangunan, ada penggarap yang menghalangi.

"Pembangunan ini harus terus dilakukan agar PTPN ini tidak disebut wanprestasi, karena perumahan ini kan sudah di-launching. Kalau tidak berjalan pembangunan ini, bisa digugat. Untuk itu, kami minta aparat kepolisian agar memberi perhatian terhadap kasus ini," tutur Sastra.

Korban Luka di Perut

Sastra mengatakan kedua korban saat ini dibawa ke RS Siloam Medan untuk menjalani perawatan. Kedua korban juga menjalani operasi akibat luka tusukan itu.

"Di Siloam, tadi malam operasi. Dua-duanya terkena di bagian perut," jelasnya.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Dedi Darma saat dimintai konfirmasi belum memberikan jawaban terkait peristiwa ini.

Untuk diketahui, PT Propernas Nusa Dua merupakan anak perusahaan dari PTPN II dan Perum Perumnas. PT Propernas ini bergerak di bidang perumahan.

(zap/zap)