Boy Rafli Kunjungi Iptu Budi Korban Penembakan KKB: Kita Ingin Papua Damai

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 02 Okt 2021 00:24 WIB
Kepala BNPT Boy Rafli Amar Kunjungi Iptu Budi
Foto: Kepala BNPT Boy Rafli Amar Kunjungi Iptu Budi (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar mengunjungi salah satu anggota Polri, Iptu Budi Basra, korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lamek Taplo di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Boy mengaku prihatin atas kekerasan yang terjadi di Papua.

Boy Rafli Amar menjenguk Iptu Budi Basra di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura, pada Jumat (1/10). Boy dengan didampingi Istri Iptu Budi, Ani, menengok kondisi Iptu Budi yang terkena tembakan saat bentrok dengan KKB.

"Kita doakan agar lekas pulih," kata Boy dalam keterangannya.

Boy Rafli pun mengaku prihatin dengan kondisi kekerasan yang terjadi belakangan ini di Papua. Dia lantas menyampaikan harapannya agar Papua damai dan aman.

"Kita prihatin atas kekerasan-kekerasan bersenjata di Papua. Kita ingin Papua yang damai dan aman," ujar mantan Kapolda Papua tersebut.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Istri Iptu Budi, Ani merasa bersyukur karena banyak pihak, termasuk Boy, yang simpati dengan kondisi suaminya. Dia menyebut kunjungan Boy menjadi bukti bahwa negara hadir untuk memberikan perlindungan masyarakat Indonesia dari ancaman kekerasan ekstremisme maupun terorisme.

"Sudah tidak tahu mau bilang apa, anak-anak pada nangis, terima kasih sudah menjeguk suami saya" ucap Ani, istri Iptu Budi saat ditemui Kepala BNPT.

Iptu Budi Tertembak di Dada

Satgas Nemangkawi terlibat kontak tembak dengan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alepki Taplo. Baku tembak yang terjadi di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua, itu mengakibatkan seorang polisi berpangkat iptu terluka di dada.

"Luka tembak di dada dalam kondisi sadar atas nama Iptu Budi Basra (Dan Unit Satgas Nemangkawi Polri/Belukar)," ujar Kepala Operasi Nemangkawi Brigjen Ramdani Hidayat saat dimintai konfirmasi, Selasa (28/9/2021).

"Nggak meninggal, luka kena serpihan saja," sambungnya.

(maa/zak)