Mensos Risma Marah-marah di Gorontalo karena Urusan Data

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 02 Okt 2021 00:12 WIB
Tri Rismaharini resmi menjadi Menteri Sosial usai serah-terima jabatan dari Muhadjir Effendy, yang didapuk menjadi menteri ad interim. Saat sertijab itu, Risma tampak anggun mengenakan kebaya berwarna merah.
Foto: Mensos Risma (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Video yang memperlihatkan Mensos Tri Rismaharini atau Risma naik pitam saat rapat di Gorontalo karena urusan data beredar di media sosial. Risma marah-marah kepada seorang pria peserta rapat.

Dalam video yang beredar, seperti dilihat detikcom, Jumat (1/10/2021), awalnya seorang pria yang berdiri di sisi depan sebelah kanan Risma terlihat sedang berbicara, sambil sesekali melihat handphone yang dia pegang. Risma pun merespons pernyataan pria tersebut.

"Jadi bukan kita coret ya," kata Risma sambil memegang mik, seperti dalam video.

Tiba-tiba perhatian Risma tertuju ke pria yang berada di sisi depan sebelah kirinya. Risma kemudian berjalan menghampiri pria yang terlihat mengenakan kemeja merah, sambil menunjuk menggunakan benda seperti pulpen.

"Tak tembak kamu ya, kamu tak tembak ya," ucap Risma kepada pria yang mengenakan kemeja merah.

Saat Risma berjalan, pria berkemeja merah itu berdiri. Hingga kemudian Risma berada di depan pria berkemeja merah, yang juga sedang berdiri.

"Tak tembak kamu," tegas Risma sambil mendorong pria tersebut menggunakan benda seperti pulpen.

Pria berkemeja merah yang tadinya berdiri, sontak kembali duduk usai didorong oleh Risma. Seketika suasana ruang rapat menjadi hening.

Risma pun masih berdiri di depan pria tersebut selama beberapa detik, sambil memandang ke arah pria berkemeja merah itu. Kemudian Risma berjalan kembali ke tempat duduknya.

Setelah duduk di kursinya, Risma kembali melontarkan kata-kata bernada tinggi.

"DTKS, DTKS dicoret. Saya tidak berani nyoret," sebut Risma dengan nada tinggi.

Peristiwa Mensos Risma marah-marah bukan kali ini saja terjadi. Risma pernah juga marah-marah kepada bank-bank BUMN (Himbara) dan ketika kunjungan ke Jember, Jawa Timur.

(zak/maa)