Brantas Abipraya Bantu Sembako-Alkes ke Keluarga Korban Kerusuhan Mei 98

Eqqi Syahputra - detikNews
Jumat, 01 Okt 2021 17:26 WIB
Brantas Abipraya
Foto: Dok. Brantas Abipraya
Jakarta -

PT Brantas Abipraya (Persero) terus menyebarkan semangat berbagi dengan menyalurkan bantuan sembako, santunan dan vitamin untuk keluarga korban kerusuhan Mei 1998. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada keluarga korban di kantor Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI). Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Miftakhul Anas, menyampaikan keprihatinannya dan ikut merasakan kesedihan para keluarga, karena sudah dua dekade lebih peristiwa ini berlangsung namun menurutnya, luka pasti masih membekas.

"Sehingga harapannya dengan adanya aksi kami ini dapat kobarkan semangat berbagi, saling bahu-membahu mensejahterakan sesama dan dapat menghadirkan senyuman di wajah mereka," ujar Anas dalam keterangan tertulis, Jumat (1/9/2021).

Selain sembako dan vitamin, adapun bentuk bantuan lainnya seperti peralatan kesehatan, yakni kursi roda. Selain itu, bantuan uang tunai juga dikucurkan untuk para keluarga korban.

Salah satu keluarga korban yang menerima bantuan menyampaikan terima kasih serta berdoa yang tak henti dari masyarakat agar peristiwa ini tidak terulang kembali, dan semua korban dan keluarga korban selalu diberikan perlindungan dari Tuhan.

Lebih lanjut, Anas menegaskan pihaknya selalu berkomitmen untuk terus menjalankan program TJSL dalam upaya mendukung Pemerintah serta kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat, meski sedang diselimuti pandemi COVID-19. Komitmen ini membuahkan prestasi gemilang dengan mengantongi penghargaan dari Best TJSL Award 2021 untuk kategori Infrastruktur, yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi pada Minggu (23/9) lalu.

Anas mengatakan, melalui program TJSL, Brantas Abipraya selalu berkomitmen untuk berperan serta menjalankan roda perekonomian Indonesia apalagi di tengah pandemi COVID-19.

"Dalam pelaksanaan program TJSL, kami fokus untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi, lingkungan, hukum dan tata kelola yang merupakan pilar dari tujuan pembangunan berkelanjutan," tutur Anas.

Anas menambahkan, salah satu program TJSL Brantas Abipraya di antaranya memberikan modal kerja kepada mitra binaannya dan penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR). Hingga saat ini, tercatat sudah mencapai 43 mitra binaan Brantas Abipraya dengan berbagai spesifikasi bidang pekerjaan. Tidak hanya, Brantas Abipraya juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi para mitra binaan.

Di bidang sosial, TJSL Brantas Abipraya juga telah melakukan program sertifikasi profesi. Ini merupakan program pionir serta unggulan yang langsung mendapatkan support dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Brantas Abipraya juga mendukung Pemerintah dalam penanganan pandemi. Berbagai kegiatan dilakukan seperti membagikan sembako kepada masyarakat sekitar Kantor Pusat dan seluruh proyek yang tersebar di Indonesia, mengadakan vaksin gratis untuk masyarakat kelurahan Cipinang Cempedak, dan turut aktif menggerakkan perekonomian masyarakat saat pandemi, Brantas Abipraya juga sedang menjalankan program Orangtua Asuh, dengan melibatkan Insan Abipraya menjadi orangtua bagi anak-anak Indonesia yang pra sejahtera.

"Semoga kami dapat terus berkarya dan berkontribusi dalam mendukung program Pemerintah dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat, lingkungan, kesehatan dan pendidikan di Indonesia melalui TJSL Abipraya," pungkas Anas.

(akn/ega)