Kenapa 1 Oktober Disebut Hari Kesaktian Pancasila? Ini Latar Belakangnya

ADVERTISEMENT

Kenapa 1 Oktober Disebut Hari Kesaktian Pancasila? Ini Latar Belakangnya

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 01 Okt 2021 11:46 WIB
Kenapa 1 Oktober Disebut Hari Kesaktian Pancasila? Ini Latar Belakangnya
Kenapa 1 Oktober Disebut Hari Kesaktian Pancasila? Ini Latar Belakangnya -- monumen pancasila sakti (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Kenapa 1 Oktober disebut Hari Kesaktian Pancasila masih banyak dicari tahu. Hal ini lantaran belum banyak yang tahu tentang latar belakang penetapannya.

Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober sudah diperingati sejak masa pemerintahan Orde Baru. Berikut informasi lengkapnya.

Kenapa 1 Oktober Disebut Hari Kesaktian Pancasila: Keputusan Menteri

Dikutip dari situs Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), ahli sejarah Asvi Warman Adam menjelaskan latar belakang peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Disebutkan peringatan 1 Oktober ini dilakukan dengan upacara dan pengibaran bendera merah putih.

Adapun penetapan Hari Kesaktian Pancasila dimuat dalam Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat tertanggal 17 September 1966 (Kep 977/9/1966). Dalam surat tersebut ditetapkan bahwa setiap tanggal1 Oktober adalah Hari Kesaktian Pancasila dan harus diperingati oleh TNI Angkatan Darat.

Pada 24 September 1966, Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian memberikan usul agar Hari Kesaktian Pancasila diperingati seluruh jajaran Angkatan Bersenjata. Kemudian dalam Keputusan Nomor (Kep/B/134/1966) tertanggal 29 September 1966, Jenderal Soeharto selaku Menteri menerbitkan Keputusan Menteri Utama Bidang Pertahanan dan Keamanan agar hari itu diperingati seluruh slagorde Angkatan Bersenjata.

Lantaran dikeluarkannya surat tersebut, upacara peringatan 1 Oktober diperingati setiap komponen pemerintahan. Padahal dalam surat tersebut tak ada keharusan tertulis agar Presiden, Wakil Presiden, Menteri hingga Ketua Lembaga Tinggi Negara lainnya untuk hadir.

Kenapa 1 Oktober Disebut Hari Kesaktian Pancasila: Peringatan Pada 2008

Sementara dalam buku berjudul Menguak Misteri Sejarah karya Asvi Warman Adam, peringatan Hari Kesaktian Pancasila dimajukan satu hari sebelumnya pada 2008, tepatnya pada 30 September 2008 jam 24.00. Hal ini lantaran 1 Oktober 2008 bertepatan juga dengan momen Hari Raya Idul Fitri.

Saat itu setelah solat isya, umat islam yang biasanya melakukan tabiran harus pergi ke Lubang Buaya untuk melakukan upacara di tengah malam . Hal ini dikritik oleh Asvi Warman Adam dalam bukunya tersebut.

Menurutnya terasa paradoks jika peringatan Hari Kesaktian Pancasila dilakukan berapitan di malam jelang Hari Raya Idul Fitri. Malam takbiran disambut sebagai bentuk kemenangan lantaran umat islam sudah berjuang sebulan penuh melawan hawa nafsu. Sementara malam 30 September dikenang sebagai malam yang penuh kekerasan dan kekalahan bagi tentara nasional.

Simak juga video 'Jokowi-Ma'ruf Peringati Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya':

[Gambas:Video 20detik]



Tentang kenapa 1 Oktober disebut Hari Kesaktian Pancasila dapat juga dilihat di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT