Video 20Detik

Cerita di Balik Rangkulan Pemerintah yang Ditolak HRS

dtv - detikNews
Jumat, 01 Okt 2021 06:00 WIB
Jakarta -

Menko Polhukam bercerita tentang upayanya merangkul Habib Rizieq Shihab. Dari mulai membujuk Rizieq pulang ke Indonesia pada 2018 hingga mengajak ngobrol mendiskusikan soal negara.

Cerita itu disampaikan Mahfud saat dialog dengan Didik Junaidi Rachbini melalui live Twitter, Rabu (29/9/2021). Di situ Mahfud bercerita bagaimana hubungannya dengan Rizieq saat menjabat Menko Polhukam.

"Tapi begini, sebelum saya jadi Menko, HRS sejak bulan Juli nggak boleh pulang. Nggak boleh pulang ke Indonesia sejak Juli 2018 setahun setengah sebelum saya jadi Menteri nggak boleh pulang dihalangi katanya. Begitu saya jadi Menko, kalau ndak boleh pulang, pulang saja, saya yang menjamin saya bilang ayok pulang" katanya.

"Tapi pada waktu itu HRS itu malah ngirim mengeluarkan video saya nggak mau dipulangkan oleh pemerintah yang zalim. Ya terus disuruh sendiri pulang saya juga yang ngawal pulang. Ndak boleh dijemput? boleh saya bilang, yang penting diantar ke Petamburan boleh, habis itu saya ngajak ayolah kita atur negara Indonesia ini atur bersama sama mari kita ngobrol," tambah Mahfud.

Mahfud juga mengaku sudah menjalin komunikasi dengan pihak Rizieq. Namun ajakan 'damai' itu ditolak.

"Saya ini yang bilang ke tim HRS ke Amir Yusuf, Sugito, ayolah jangan ribut-ribut ikut atur negara ini. Tapi dia ndak mau, kalau mau berbicara dengan saya, berunding dengan saya bebaskan dulu nyebut dia yang orang tahanan yang teroris-teroris itu yang sudah dihukum pengadilan, bebaskan itu dulu, gitu. Jadi nggak mau memang berembuk" katanya.

(gra/gra)