Ketua MPR Imbau FPI Tak Anarkis
Rabu, 12 Apr 2006 17:10 WIB
Jakarta - Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid meminta Front Pembela Islam (FPI) tidak bertindak anarkis dalam sweeping majalah Playboy. Sikap itu justru akan merugikan citra umat Islam dan menjerat mereka dalam tindak kriminal."Rekan-rekan yang melakukan sweeping, jangan melakukan sweeping secara anarkis," imbau Hidayat usai bertemu Serikat Pekerja Nasional (SPN) di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (12/4/2006).Diakui Hidayat, penerbitan majalah itu memang sangat mencederai kebebasan pers, karenanya aparat kepolisian harus menjerat penerbitnya dengan pasal dalam KUHP. "Dalam KUHP kan ada yang menjerat masalah itu," kata dia.Hidayat juga meminta agar penerbit majalah Playboy memahami psikologi masyarakat Indonesia, karena meski dalam edisi perdana tidak memberikan gambaran seperti Playboy Amerika, namun nama dan semangat Playboy tidak akan pernah berubah."Apa mungkin McDonald's Indonesia dan yang di Amerika itu beda? Pada akhirnya akan sama meski terbitan awalnya tidak memperlihatkan hal itu. Ini taktik biasa untuk melihat dan test case," katanya.
(umi/)











































