Presiden Berharap Tidak Ada Lagi Demo Anarkis

Presiden Berharap Tidak Ada Lagi Demo Anarkis

- detikNews
Rabu, 12 Apr 2006 16:56 WIB
Pacitan - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa perlu mengingatkan agar tidak terulang lagi aksi massa yang berujung pada tindakan anarkis. Penyaluran aspirasi melalui demo, kata Presiden, harus dilakukan dengan cara damai dengan mengedepankan bentuk dialog. Hal tersebut disampaikan SBY saat peresmian pembangunan infrastruktur nasional yang dilakukan di Alun-alun Pacitan, Rabu (12/4/2006). Pernyataannya itu disampaikan saat telewicara dengan penduduk di Nawangan, Pacitan. Kesempatan pertama bagi warga untuk melakukan telewicara dengan Presiden diberikan kepada Sugito, salah seorang Kepala Desa di daerah tersebut. Pemandu acara memperkenalkan bahwa Sugito adalah kepala desa yang tekun dan aktif memelopori pengelolaan air Sungai Grindulu, Pacitan. Usai Sugito memberikan paparan, SBY langsung menjawab berupa pujian dan dorongan. Menurut dia, apa yang dilakukan Sugito adalah tindakan terpuji yang harus dicontoh para kepala desa lainnya. "Jangan sering-sering demo ya. Jadi pemimpin, termasuk kepala desa, itu yang penting adalah bekerja keras dan selalu dekat dengan rakyatnya. Tentang kesejahteraan nantinya negara pasti akan memikirkannya, demikian juga terhadap PNS, guru dan lain-lainnya," papar dia. Tak cuma itu. Giliran seorang aktivis LSM pendamping mendapat giliran telewicara, dengan memaparkan kerja-kerja pendampingan yang dilakukan bersama teman-temannya. SBY lalu mengapresiasinya dengan mengatakan bahwa dirinya senang dengan aktivis LSM yang seperti itu. "Tidak hanya mengritik, tapi juga memberikan solusi. Saya juga senang dengan aktivis yang mau berdialog, bukan yang berdemo dengan melakukan perusakan. Stop demo dengan perusakan. Semua dapat dibicarakan. Apa salah pot, lampu dan sebagainya itu kok dirusak," tandasnya. "Lebih baik aspirasi itu disampaikan secara baik-baik dengan cara dialog. Saya selalu mendengar semua aspirasi. Waktu di Bandung beberapa waktu lalu, saya juga menerima perwakilan aksi dari BEM untuk berdialog. Menurut saya itu akan lebih baik," lanjut Sang Presiden. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads