Istri Novel Baswedan: Saya Dukung Perjuangan Suami di Luar KPK

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 30 Sep 2021 17:42 WIB
57 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) termasuk Novel Baswedan resmi diberhentikan. Ini momen Novel digandeng istri saat tinggalkan gedung KPK.
Istri Novel Baswedan, Rina Emilda (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Novel Baswedan dan 56 pegawai lainnya telah dipecat secara resmi dari KPK hari ini. Pada momen pemberhentian hari ini, para keluarga dari pegawai KPK yang dipecat juga mendampingi, salah satunya istri Novel.

Sang istri, Rina Emilda, mengatakan akan terus mendukung Novel bahkan sejak awal bekerja sebagai anggota Polri hingga KPK. Dia mengaku menjemput pemecatan ini dengan bangga karena menilai ada kode etik yang dilanggar pada prosesnya.

"Saya di sini bukan untuk menjemput suami saya, saya mendampingi suami saya sejak menjadi polisi hingga ke KPK hingga hari ini September ini, saya menjemput dengan bangga karena tidak ada kode etik yang dilanggar," kata Emil di Gedung Dewas KPK, Jakarta Selatan, Kamis (30/9/2021).

Emil menilai dalam proses tes wawasan kebangsaan (TWK) itu terdapat unsur kesengajaan hingga membuat suaminya tersingkir. Dia menegaskan akan terus mendukung perjuangan Novel di luar KPK.

"TWK yang sudah jelas dilanggar dan ada kesengajaan untuk menyingkirkan suami saya. Dan saya akan terus mendukung perjuangan di luar gedung KPK ini," katanya.

Diketahui, 57 orang pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk alih status menjadi ASN resmi diberhentikan hari ini. Pemberhentian dilakukan meski pelaksanaan TWK menuai kontroversi.

Pengumuman pemberhentian dengan hormat terhadap para pegawai KPK yang tak lolos TWK itu telah disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada Rabu (15/9/2021). Dia mengatakan para pegawai KPK yang tak lolos TWK bakal diberhentikan dengan hormat per 30 September 2021, yang artinya hari ini.

"Terhadap enam orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dan diberi kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat sebagai ASN dan akan diberhentikan dengan hormat per 30 September 2021. Memberhentikan dengan hormat kepada 50 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat per tanggal 30 September 2021," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di KPK.

Jumlah pegawai KPK tak lolos TWK yang diberhentikan bertambah sehari jelang pemberhentian. Seorang pegawai KPK yang mengikuti TWK susulan karena baru pulang tugas belajar dinyatakan gagal dan harus menerima kenyataan bahwa dia diberhentikan.

Simak Video: Detik-detik Novel Baswedan dkk Tinggalkan Gedung KPK

[Gambas:Video 20detik]



(yld/yld)