Jelang HUT RMS, Mujahidin dan FKM Jadi Target Operasi
Rabu, 12 Apr 2006 15:54 WIB
Ambon - Menjelang HUT gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS) 25 April mendatang, polisi di Maluku membidik kelompok mujahidin dan Front Kedaulatan Maluku (FKM)/Republik Maluku Selatan (RMS) sebagai target operasinya. Polisi meminta HUT RMS tidak usah dibesar-besarkan media. Hal ini diungkapkan Kapolres Pulau Ambon dan pulau-pulau Lease AKBP Leonidas Braksan kepada detikcom di Mapolres Prigilima, Jl. dr. Latumeten, Ambon, Rabu (12/4/2006). "Dalam aksi sweeping yang kita lakukan, target operasi kita, kelompok mujahidin dan FKM/RMS," ungkap Kapolres.Dikatakan Kapolres, untuk lebih efektif dalam aksi, pihaknya melakukannya secara acak. "Ada beberapa tempat yang dicurigai dan tidak diberitahukan ke publik sebelumnya, kapan dan di mana aksi sweeping itu akan dilangsungkan," ujar dia. Aksi sweeping ini, kata Kapolres, sebagai bentuk pemberian kenyamanan dan keamanan kepada warga di Ambon maupun Maluku secara umum. "Kami kira mengantisipasi lebih dini lebih baik daripada nanti terjadi," ungkap dia. Kapolres juga meminta media massa untuk tidak membesar-besarkan opini terkait sepak terjang FKM/RMS. "Kalau boleh jangan besar-besarkan HUT RMS nanti. Ini bukan berarti kami tidak siap dalam bertindak," tandas Kapolres.Ditempat terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 1504 Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Letkol Untung Budiharto menyatakan akan memback-up aksi pihak kepolisian menjelang 25 April hingga hari H. "Kita akan tetap waspada. Namun kita anggap saja hari itu hari biasa. Bukan sesuatu yang berarti," pinta dia.Guna memantapkan proses pengamanan, kata Untung, Kodim telah melakukan koordinasi dengan Polres. Selain membantu polisi, Kodim juga membantu masyarakat untuk mengamankan lingkungannya dengan melaksanakan pengamanan swakarsa. "Ini kita lakukan agar masyarakat terdorong untuk menjaga lingkungannya masing-masing dari setiap tindakan provokatif," ujar Letkol Untung.
(asy/)











































