Deretan Kejadian yang Diklaim Jadi Isu Kebangkitan PKI

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 30 Sep 2021 11:32 WIB
Tentang Museum Kostrad yang Urusan Patungnya Disorot Gatot
Foto: Patung-patung di Markas Kostrad yang kemudian dipindahkan dan dikaitkan oleh Gatot dengan kebangkitan PKI (dok.Kostrad)
Jakarta -

Setiap menjelang 30 September, isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) selalu dihembuskan. Uniknya, narasi tanda-tanda kebangkitan PKI yang dihembuskan berbeda tiap tahunnya.

Untuk tahun ini misalnya, mantan Panglima TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mengungkap soal pembongkaran patung-patung diorama Soeharto dan Sarwo Edhie yang menurutnya merupakan tanda-tanda kebangkitan PKI. Sebelum itu, kemunculan Perppu Ormas juga pernah dikaitkan dengan tanda-tanda kebangkitan PKI.

Dirangkum detikcom, Kamis (30/9/2021) berikut ini deretan narasi yang dikaitkan dengan kebangkitan PKI.

2017: Munculnya Perppu Ormas

Munculnya Perppu Ormas pernah dikaitkan dengan tanda-tanda kebangkitan PKI pada tahun 2017. Kala itu, Presidium Alumni 212 dan organisasi lainnya menggelar aksi terkait hal ini.

Mereka menggelar aksi pada Jumat (29/9/2017) di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat. Aksi ini mengangkat dua isu, yakni tolak Perppu 2/2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan penolakan terhadap kebangkitan PKI.

Mantan Ketua MPR Amien Rais ikut dalam aksi ini. Dia kala itu meminta Perppu 2/2017 tentang Ormas ditolak. Perppu ini kemudian dikaitkan dengan komunisme yang menjadi ideologi PKI.

"Keputusan kita ada dua yaitu supaya Perppu yang isinya kebencian tidak disahkan dan ditolak. Saya mengatakan kalau ada ujaran kebencian, Perppu yang kita lawan itu Perppu kebencian, di mana sejak dari sananya komunisme selalu biadab, bengis, dan brutal," kata Amien di lokasi, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Setelah bertemu dengan perwakilan massa, Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Agus Hermanto keluar dari gedung DPR untuk menemui massa di depan gedung.Setelah bertemu dengan perwakilan massa, Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Agus Hermanto keluar dari gedung DPR untuk menemui massa aksi 299 di depan gedung. (Foto: Lamhot Aritonang)

Amin mengatakan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla memberi angin pada kebangkitan PKI. Dia meminta pemerintah tak melakukan diskriminasi kepada ulama.

"Masalahnya pemerintah sekarang memberikan angin kuat untuk membangkitkan kepada PKI. Dan kami mengingatkan Pak Jokowi supaya adil, umat Islam jangan didiskriminasi. Kalau nonmuslim dilindungi tapi umat Islam langsung dihakimi," tuturnya.

Simak video 'Gatot Sebut PKI Gaya Baru Sudah Menyusup ke TNI':

[Gambas:Video 20detik]