PPP Dorong Dana Pesantren Abadi Masuk APBN 2022

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 23:01 WIB
PPP Dorong Dana Pesantren Abadi Masuk APBN 2022
Foto: Dok. PPP
Jakarta -

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendorong pemerintah untuk merealisasikan dana abadi pesantren. Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi menyarankan agar dana tersebut dimasukkan ke dalam APBN tahun 2022.

"Kami mendorong pemerintah merealisasikan dana abadi pesantren dianggarkan dalam APBN 2022 mendatang. Ini sebagai realisasi atas Perpres No 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren," kata Arwani dalam keterangan tertulis, Rabu (29/9/2021).

Di sela-sela kunjungan ke Pondok Pesantren Assalam, Kemiri dan Pondok Pesantren Al Istiqlaliyah Cilongok Kabupaten Tangerang, Banten pada Selasa (28/9), ia menyebut realisasi dana abadi pesantren jangan ditunda lagi. Hal ini mengingat keberadaan Perpres No 82 Tahun 2021 ini baru terbit setelah tiga tahun sejak terbitnya UU No 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

"Stakeholder pesantren telah lama menanti aturan tentang dana abadi pesantren ini selama tiga tahun sejak lahirnya UU Pesantren. Makanya, APBN 2022 mestinya dialokasikan untuk dana abadi pesantren," ujarnya.

Lebih lanjut Arwani menjelaskan lahirnya perpres dana abadi pesantren tidak terlepas dari perintah UU Pesantren yang embrionya berasal dari perjuangan PPP sebagai aspirasi dari kalangan kiai dan pesantren.

"Alhamdulillah, PPP menjadi bagian penting dalam lahirnya Undang-Undang Pesantren hingga terbitnya Perpres Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren (PPP) ini," tuturnya.

Di sisi lain, ia juga mendorong para santri agar semakin semangat dalam mengkaji khazanah keislaman mengingat negara telah hadir untuk penguatan pesantren. "Negara secara nyata hadir di pesantren melalui berbagai perangkat peraturan dan secara konkret mengalokasikan dana abadi pesantren. Karena itu, santri harus semakin meningkatkan kualitasnya," tandasnya.

(akd/ega)