Mahasiswa Makassar Bakar Ban Bekas di Depan Mal

Mahasiswa Makassar Bakar Ban Bekas di Depan Mal

- detikNews
Rabu, 12 Apr 2006 14:10 WIB
Makassar - Aksi protes terhadap sikap Australia masih berlanjut di Makassar. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar malah mendatangi mal dan melarang produk buatan Australia dijual di tempat itu. Mereka juga membakar ban bekas di depan mal.Aksi para mahasiswa ini dimulai sekitar pukul 10.00 Wita, Rabu (12/4/2006). Dimulai dari kampusnya, sekitar 40 mahasiswa dengan mengendarai sepeda motor bergerak menuju gedung perkantoran Menara Makassar, Jl Nusantara.Kedatangan para mahasisiwa ini, lantaran di salah satu gedung perkantoran ini, juga berkantor sebuah perusahaan asuransi MLC, asal Australia. "Perusahaan perusahaan Australia tidak usah berkantor di Makassar," teriak mahasiswa saat berorasi. Aksi para mahasiswa ini dilakukan di teras gedung yang berlantai 9 ini. Para mahasiswa yang hendak masuk ke dalam kantor terhadang oleh puluhan aparat yang berjaga. Dari lokasi ini, para mahasiswa lalu menuju ke kompleks mal yang berada di daerah Panakkukang, Makassar. Mahasiswa mendatangi Carrefour dan menuntut agar supermarket ini tidak menjual produk Australia.Namun, mahasiswa tak bisa masuk lantaran pintu pagar yang ditutup rapat. Mahasiswa lalu membakar ban bekas di depan pintu pagar mal. Tak puas membakar ban, mahasiswa lalu meminta pihak pengelola Carrefour untuk menemui mereka dan berjanji tidak akan menjual produk Australia.Pengelola tak kunjung datang, para mahasiswa berang. Sejumlah umbul-umbul yang berada di pagar mal, dicabuti dan dibakar. Mahasiswa juga mengambil sejumlah tiang bambu yang dipakai untuk memasang umbul-umbul, dan turut dibakar pula. Tak dapat respons dari pengelola, para mahasiswa akhirnya membubarkan diri dan kembali ke kampusnya sekitar pukul 12.30 Wita. (asy/)


Berita Terkait