Pohon Tumbang di Pariaman Sumbar: 30 Mobil Rusak, 1 Orang Meninggal

Jeka Kampai - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 20:23 WIB
Ilustrasi Pohon Tumbang
Ilustrasi pohon tumbang (Zaki Alfarabi/detikcom)
Padang Pariaman -

Pohon tumbang dan angin kencang di Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), sebabkan kerusakan. Ada 30 mobil dan 10 kios rusak, tiga orang luka, dan satu orang meninggal.

Kepala Badan Pelaksana BPBD Kabupaten Padang Pariaman Budi Mulya membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan, petugas gabungan dari BPBD, Basarnas dan TNI-Polri sedang bekerja membantu proses evakuasi.

"Betul. Saat ini petugas kita masih berada di lapangan, membantu evakuasi. Ada banyak kendaraan dan warung yang tertimpa pohon," kata Budi yang dikonfirmasi detikcom, Rabu (29/9/2021) malam.

Kios rusak di Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.Kios rusak di Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. (Foto: dok. Istimewa)

Menurut Budi, lokasi kejadian ada di Kompleks Makam Syekh Burhanuddinyang terletak di Korong Kramat Jaya, Nagari Mangopoh Palak Gadang Ulakan.

Kendaraan sedang dievakuasi dengan cara pembersihan pohon-pohon yang tumbang. Sementara korban yang terluka dibawa ke Puskesmas terdekat.

Budi merinci, ada lima titik bencana yang terdata sejauh ini di BPBD Padang Pariaman. Ia menyebut hujan lebat disertai angin kencang terjadi sejak siang. "Ada lima titik laporan yang masuk, dan semuanya sedang ditangani. Sejak siang hujan lebat. Hingga saat ini, curah hujan masih tinggi," kata dia.

Selain pohon tumbang di Ulakan, dilaporkan terjadi banjir bandang di Nagari Sungai Buluah Timur, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Banjir bandang di Nagari Sungai Buluah Timur, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.Banjir bandang di Nagari Sungai Buluah Timur, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. (Foto: dok. Istimewa)

Wali Jorong Kuliek, Nagari Sungai Buluah Timur, Batang Anai, M Rizki Zilda, mengatakan ada puluhan rumah di daerahya yang terdampak. Tujuh di antaranya relatif parah.

"Ketinggian air saat ini lebih dari sepinggang orang dewasa. Ada satu sekolah TK yang pagarnya sudah roboh. Kondisi warga tadi untuk sementara waktu dievakuasi, karena curah hujan makin tinggi," kata Rizki yang dimintai konfirmasi detikcom.

(aik/aik)