Bank Dunia Minta KPK Awasi Proyeknya di Indonesia

Bank Dunia Minta KPK Awasi Proyeknya di Indonesia

- detikNews
Rabu, 12 Apr 2006 13:56 WIB
Jakarta - Ratusan perusahaan dari Indonesia diduga telah menggelapkan dana dalam pelaksanaan proyek-proyek Bank Dunia. Karena itu Bank Dunia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi proyek-proyek yang didanainya.Hal tersebut disampaikan Presiden Bank Dunia Paul Wolfowitz saat bertemu dengan pimpinan KPK. Pertemuan berlangsung selama 1 jam sejak pukul 10.45 WIB di Gedung KPK, JL Veteran III, Jakarta, Rabu (12/4/2006)."Ratusan perusahaan dan individu ditemukan terlibat melakukan korupsi di dalam proyek-proyek kami. Dan kita sudah blacklist mereka," kata Paul kepada wartawan usai pertemuan tersebut.Namun demikian ia enggan merinci perusahaan-perusahaan yang dimaksud."Itu sudah ada di website kami, dan itu sudah menjadi informasi umum," ujar mantan Dubes AS untuk Indonesia ini.Menurut Paul, untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan bank pembangunan dunia lain, di antaranya Asian Development Bank (ADB). Ini dimaksudkan agar bank-bank tersebut tidak melakukan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan nakal yang dimaksud."Ini agar mereka tidak melakukan kerjasama dengan perusahaan tersebut. Dan jika ada perusahaan yang terungkap telah bermain curang dengan satu bank tersebut maka untuk sementara waktu akan kami blokir," tandasnya.Ditambahkan Paul, untuk melakukan pencegahan terhadap kasus korupsi maka perlu diberikan pengumuman mengenai pelaku korupsi pada masyarakat."Jadi masyarakat bisa tahu apa yang telah dilakukan para koruptor itu," cetusnya.Menanggapi permintaan itu, ketua KPK Taufiequrachman Ruki mengungkapkan kesiapannya untuk membantu Bank Dunia."Karena itu kan menyangkut jumlah uang yang besar, dan kita bilang lihatlah nanti," kata Ruki. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait