Sembuh Dari Sakit, Gus Dur Gelar Tasyakuran di Ciganjur
Rabu, 12 Apr 2006 13:53 WIB
Jakarta - Tasyakuran. Itulah yang dilakukan mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sebagai wujud syukurnya setelah sembuh dari sakit beberapa waktu lalu. Acara ini dihadiri mantan Ketua DPR Akbar Tandjung.Tasyakuran digelar di kediaman Gus Dur di kawasan Pondok Pesantren Al Munawaroh, Jalan Warung Silah, Ciganjur, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2006).Beberapa undangan berdatangan. Dari tokoh politik yang dijadwalkan hadir, hanya mantan ketua DPR Akbar Tandjung yang baru memenuhi undangan itu.Padahal menurut informasi, mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, mantan KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Wiranto dijadwalkan juga hadir. Namun hingga memasuki pertengahan acara, tokoh tersebut belum muncul."Ini tasyakuran dalam rangka sudah sembuhnya saya setelah dirawat beberapa waktu lalu di RSCM dan tasyakuran juga untuk mensyukuri bahwa bangsa ini tetap eksis dari berbagai terpaan krisis," kata Gus Dur yang terbalut batik warna coklat.KorupsiDalam kesempatan itu, Gus Dur juga menyatakan keprihatinan atas keadaan bangsa saat ini. Dia juga menyentil pemerintahan SBY-JK.Menurut dia, kepemimpinan SBY-JK masih belum tegas terutama masalah pemberantasan korupsi."Waktu itu Presiden SBY menyatakan, tidak mau masuknya investor ke Indonesia dikarenakan masalah ekonomi dan gejolak di kalangan buruh. Tetapi saya katakan tidak, karena sesungguhnya investor tidak mau masuk karena hilangnya kepercayaan pada pimpinan, terutama pemerintah. Bagaimana mau percaya pada pemerintah kalau di setiap sudut ada korupsi," urai Gus Dur.
(aan/)











































