Wagub Kalteng: Penanggulangan Rabies Perlu Pendekatan One Health

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 18:41 WIB
Wagub Kalteng: Penanggulangan Rabies Perlu Pendekatan One Health
Foto: Dok. Pemprov Kalteng
Jakarta -

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyampaikan Provinsi Kalteng masih merupakan daerah endemi rabies. Sepanjang tahun 2021, dilaporkan terdapat 9 kasus terkonfirmasi positif rabies, melalui pemeriksaan sampel otak anjing pada kasus gigitan hewan pembawa rabies (GHPR).

Kasus rabies selalu berakhir fatal saat tanda klinis sudah muncul, dengan lebih dari 40 persen laporan kasus GHPR terjadi pada anak-anak. Adapun penyakit rabies adalah penyakit hewan menular yang bersifat zoonosis (dapat menular kepada manusia) dan sangat berisiko menyebabkan kematian apabila tidak cepat ditangani.

Menurutnya, melalui vaksinasi rabies pada hewan pembawa rabies, terutama anjing, dengan cakupan minimal 70 persen di wilayah tertular akan bisa melindungi masyarakat dari ancaman rabies.

"Penanggulangan penyakit rabies memerlukan pendekatan One Health, yaitu kerja sama dan komitmen lintas sektor, yang terdiri dari kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/9/2021).

Dia menuturkan upaya mengendalikan rabies pada hewan juga harus dilakukan, di antaranya melalui gerakan vaksinasi rabies massal secara berkelanjutan, pengendalian populasi HPR, dan pengaturan lalu lintas HPR, serta strategi KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) kepada masyarakat.

Secara khusus, dengan adanya KIE diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih bertanggung jawab dalam pemeliharaan hewan kesayangan, peduli dengan kesehatan hewan, dan tidak dilepasliarkan.

"Keberhasilan pengendalian rabies sangat dipengaruhi oleh seberapa besar keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, baik keaktifan petugas kesehatan dan kesehatan hewan, perilaku pemilik hewan, partisipasi masyarakat, keberhasilan sosialisasi, penyediaan logistik, dan dipahaminya ekologi HPR, dalam hal ini anjing sebagai target utama penular rabies," imbuh Edy.

Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Prov. Kalteng Hj. Sunarti dalam laporannya menyampaikan dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap tanggal 28 September, telah dilakukan vaksinasi rabies gratis pada hewan anjing, kucing maupun kera sebagai upaya pengendalian rabies di Kalteng.

Kegiatan ini juga diberlakukan untuk masyarakat Kota Palangka Raya dan sekitarnya yang memiliki anjing maupun kucing. Di Kabupaten/Kota se-Kalteng juga melaksanakan kegiatan serupa. Di Kantor Karantina kelas 2 Palangka Raya juga melaksanakan Peringatan Hari Rabies Dunia. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Dokter Hewan Himpunan Indonesia cabang Kalteng.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur RSUD Doris Sylvanus Yayu Indriaty dan Plt. Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kalteng Aryawan.

(akd/ega)