IPB Berencana Kembangkan Teknologi IoT pada Peternakan Ayam Broiler

Nurcholis Maarif - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 17:02 WIB
Kandang Ayam di IPB
Foto: Nurcholis Maarif/detikcom
-

Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) berencana mengembangkan pemanfaatan teknologi internet of thins (Iot) dalam budi daya ayam broiler di kandang. Hal ini merupakan tindak lanjut usai menerima hibah teaching industry broiler closed house atau kandang ayam dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI).

"Hari ini kita meresmikan penggunaan hibah closed house ini. Dan ini luar biasa bagi kami, karena closed house ini telah menerapkan teknologi terkini dalam budi daya ternak broiler," ujar Dekan Fakultas Pertanian IPB Dr. Idat Galih Permana dalam peresmian closed house di Kampus IPB di Dramaga, Bogor, Rabu (29/9/2021).

"Dengan kapasitas 20 ribu ekor satu periode, ini dilengkapi dengan berbagai sistem, baik automatic feeding system, watering system, cooling system," imbuhnya.

Dengan adanya hibah ini, kata Idat, Fakultas Peternakan IPB berencana menerapkan teknologi IoT dalam budi daya ayam broiler di kandang ayam tersebut. Pihaknya juga akan membuat riset station berupa prototipe dari kandang ayam itu untuk kebutuhan riset lebih lanjut.

"Nah ke depan kami juga akan coba menerapkan IoT di dalam kandang closed house ini. Sehingga selain digunakan untuk proses bisnis, diharapkan closed house ini juga kita manfaatkan untuk riset. Ke depan kami juga akan membangun riset khusus closed house station di sebelah ini," ujarnya.

"Kita akan coba riset station yang mini, prototipe dari closed house yang besar. Sehingga parameter pakan, fcr, kemudian juga microclimate yang ada di closed house bisa kita amati. Sehingga tidak mengganggu proses produksi dari closed house yang besar tersebut," imbuhnya.

Kandang ayam berukuran 14x85 meter tersebut berkapasitas 20 ribu ayam dan pembangunannya menghabiskan kurang lebih Rp 1,7 miliar. Kandang ayam ini juga dilengkapi teknologi terkini, mulai dari budidaya, sistem pakan, pengelolaan kandang, hingga pengairan.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada PT Charoen Pokphand Indonesia atas kebaikan memberi kesempatan kepada kami menerapkan teknologi ayam broiler di dalam kampus. Ke depan saya kira closed house ini akan bermanfaat bagi mahasiswa, karena sesuai dengan program Kemendikbudristek, yaitu merdeka belajar kampus merdeka," ujarnya.

"Mahasiswa magang di closed house ini bisa mendapatkan knowledge dan skill terkait di industri standar pakan modern yang dibutuhkan saat ini. Bukan hanya (untuk mahasiswa) IPB, tapi terbuka untuk mahasiswa lain," imbuhnya.

Sebagai informasi, dalam peresmian itu turut hadir juga Presiden Komisaris PT CPI T. Hadi Gunawan, Direktur Utama PT CPI Thomas Effendy, dan Rektor IPB Prof Aris Satria.

Lihat juga video 'Ada Bagi-bagi Telur-Ayam, Demo Peternak Blitar Diserbu Emak-emak':

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)