Bupati Kebumen Rotasi & Lantik 135 Pejabat Administrator & Pengawas

Rinto Heksantoro - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 12:11 WIB
BUpati Kebumen Lantik Pejabat Fungsional
Foto: Pemkab Kebumen
Kebumen -

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto kembali merotasi dan melantik sejumlah pejabat administrator dan pengawas. Hal tersebut dilakukan dalam rangka alih fungsi menjadi pejabat fungsional sekaligus penyederhanaan birokrasi. Para pejabat yang dilantik merupakan ASN eselon III dan IV. Pelantikan dan sumpah jabatan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (28/9) malam.

Arif menegaskan pelantikan dan pergeseran pejabat Administrator dan Pengawas bagi 135 pejabat harus segera dilakukan karena sudah memasuki batas akhir aturan yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Jadi sudah ada pemberitahuan dari Sekda bahwa pergeseran ASN dalam rangka penyesuaian jabatan fungsional paling akhir untuk Kabupaten Kebumen besok. Karena itu, kita langsung melakukan penyesuaian sesuai aturan dari Kemendagri," kata Arif Sugiyanto usai acara pelantikan.

Meski sudah dalam batas waktu, Arif menyatakan rotasi dan promosi jabatan ini sudah melalui penilaian dan pertimbangan yang matang dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sesuai kompetensi di bidangnya masing-masing. Mayoritas yang dilantik adalah pejabat struktural eselon IV.

"Saya sudah minta Baperjakat untuk bekerja dari pagi, alhamdulillah sore tadi sudah selesai, dan kita langsung malamnya melakukan pelantikan. Mengapa harus segera dilantik, karena sudah masuk batas akhir," tutur Arif.

Arif mengakui saat ini masih cukup banyak posisi jabatan di pemerintahan yang masih kosong, baik untuk jabatan eselon II dan eselon III. Hal ini karena ada keterbatasan ASN, sehingga untuk efektivitas kerja dalam waktu dekat akan ada dua dinas yang dilebur, yakni Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) bergabung dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) bergabung dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

"Kemudian untuk eselon II yang masih kosong Insyaallah pada bulan Oktober akan dilakukan open bidding, jadi ujian penilaiannya bersifat terbuka," kata Arif.

Arif berharap, para pejabat yang dilantik bisa mengejawantahkan visi misi bupati, yakni menjadikan Kebumen yang Semarak, sejahtera, mandiri berakhlak, bersama rakyat, melalui program-program yang positif tidak menabrak aturan.

"Harapannya bapak/ibu yang dilantik besok sudah bisa langsung bekerja untuk mewujudkan visi misi Bupati, dalam rangka menjadikan Kebumen Semarak, sejahtera, mandiri berakhlak, bersama rakyat. Kami percaya mereka bisa melaksanakan tugas itu dengan baik," pungkas Arif.

(fhs/ega)