Mudik ke Pacitan
Balonku Ada Lima Sambut SBY
Rabu, 12 Apr 2006 11:05 WIB
Pacitan - "Balonku ada lima rupa-rupa warnanya...," Tentunya Anda hafal benar pada lagu anak-anak yang sangat populer ini.Dan lagu itu jugalah yang dinyanyikan sedikitnya 100 anak TK Pacitan, Jawa Timur, menyambut Presiden SBY. SBY datang ke kota kelahirannya itu untuk menyukseskan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) ke V.Mendengar lagu itu, SBY yang didampingi oleh istrinya, Ani Yudhoyono, turut bertepuk tangan dan bersenandung sambil memasuki Pendopo Bupati Pacitan. Tampak dalam rombongan SBY, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, dan Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto.Rombongan SBY tiba di Alun-alun Kabupaten Pacitan pada Rabu (12/4/2006) pukul 10.00 WIB. Mereka disambut oleh Gubernur Jawa Timur Imam Utomo, Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto, dan pejabat pemerintah daerah setempat.Alun-alun Pacitan ini berdekatan dengan SD Baleharjo II yang merupakan sekolah SBY puluhan tahun lalu. Tak heran banyak pula siswa SD tersebut yang ikut berbaris menyambut SBY yang datang berbalut kemeja batik berwarna coklat.Sekitar 1.000 orang masyarakat memadati alun-alun itu. Namun demikian tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas di sekitarnya.Usai acara ini, rencananya SBY akan turut memperingati hari air yang digelar di Pendopo Kabupaten Pacitan.Laporan MenkesDalam kesempatan tersebut, SBY beserta istrinya turut meneteskan masing-masing 2 tetes vaksin polio kepada 2 balita. Dengan penetesan ini maka kegiatan PIN ke V secara resmi telah dibuka.Menkes Siti Fadilah Supari dalam laporannya menyebutkan, PIN putaran V ini diharapkan sebagai PIN putaran terakhir. Diharapkan balita seluruh Indonesia saat ini sudah mendapatkan 2 tetes vaksin polio di ribuan pos imunisasi."Hingga saat ini selalu ada peningkatan capaian dalam tiap imunisasi yang dilakukan," kata Siti.Menkes melaporkan dalam PIN putaran I capaiannya 95%, pada putaran II 97,3%, putaran III mencapai 98,1%, putaran IV 98,5%, dan putaran terakhir diharapkan bisa mencapai 100%. PIN ini mulai dilakukan pada saat ditemukannya kasus polio liar pada Maret 2005.
(nvt/)











































