Beda dengan Mahfud, Demokrat Usul Pileg-Pilpres 2024 dan Pilkada 2023

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 05:45 WIB
Sekretaris Bappilu Demokrat Kamhar Lakumani (Dok. Pribadi).
Deputi Bappilu Demokrat Kamhar Lakumani (Dok. Pribadi).
Jakarta -

Partai Demokrat tidak sepakat dengan usulan Menko Polhukam Mahfud Md Pemilu diselenggarakan pada 15 Mei 2024. Demokrat menilai sulit usulan tersebut dapat terealisasi.

"Jika Pemilu dilaksanakan pada 15 Mei 2024 sesuai usulan pemerintah saat ini, maka akan sulit untuk bisa merealisasikan Pilkada serentak pada November 2024," kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, saat dihubungi, Selasa (28/9/2021).

Kamhar mengatakan keputusan melakukan serentak Pilkada, Pileg, dan Pilpres pada 1 tahun baka berdampak pada sejumlah konsekuensi. Dia menyebut selain beban kerja bagi penyelenggara, Pemilu serentak 2024 juga akan membebani anggaran negara.

"Ini mesti dikaji lagi lebih cermat dan seksama oleh pemerintah. Pelaksana Pileg, Pilpres dan Pilkada serentak dalam satu tahun yang sama pada 2024 memiliki konsekuensi beban kerja yang berat bagi penyelenggara, beban anggaran yang besar bagi pemerintah pusat dan daerah karena dalam satu tahun anggaran harus membiayai dua kali pelaksanaan pemungutan suara," ucapnya.

Karena itulah, Kamhar menyebut pihaknya menyarankan agar Pilkada serentak dilaksanakan pada 2023. Sementara Pileg dan Pilpres bisa tetap pada 2024.

"Untuk itu, wacana pelaksanaan pemajuan Pilkada yang sebelumnya di 2024 bisa menjadi alternatif. Untuk daerah-daerah yang selesai masa jabatannya pada 2022 dan 2023 bisa dilaksanakan Pilkada serentak pada 2023, sehingga tahun 2024 hanya Pileg dan Pilpres saja. Ini akan mengurai dan mengeliminir berbagai potensi persoalan jika dilaksanakan secara bersamaan semuanya pada tahun 2024," ujarnya.

Pemerintah Usulkan Pemilu 15 Mei 2024

Menko Polhukam Mahfud Md sebelumnya menyampaikan pemerintah telah melakukan rapat internal membahas simulasi tanggal pelaksanaan Pemilu 2024. Hasilnya, 15 Mei dipilih menjadi hari pencoblosan Pemilu 2024.

"Pilihan pemerintah adalah tanggal 15 Mei (hari pemungutan suara)," kata Mahfud melalui rekaman video yang diterima, Senin (27/9).

Simak juga 'Mahfud Md dan Tito Rapat Simulasi Pemilu, Muncul Opsi 24 April 2024':

[Gambas:Video 20detik]