Cegah Antrean Penumpang, Menhub Minta Tambah Fasilitas PCR di Bandara

Jihaan Khoirunnissa - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 21:53 WIB
Menhub Budi Karya
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau terminal kedatangan internasional di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Adapun peninjauan tersebut dimaksudkan untuk mengecek penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam penanganan penumpang.

Ia meminta PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara untuk menambah fasilitas tes PCR, terutama di terminal kedatangan internasional yang menjadi salah satu pintu masuk negara.

"Penambahan fasilitas PCR ini perlu dilakukan untuk mempersingkat waktu tunggu para penumpang yang tiba di Soekarno-Hatta dalam menjalani pemeriksaan kesehatan di sini," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (28/9/2021).

Menurutnya saat ini kapasitas tes PCR di Bandara Soekarno Hatta baru dapat memeriksa sebanyak 200 penumpang per jam. Dengan adanya penambahan fasilitas tes PCR diharapkan bisa memeriksa hingga lebih dari 700 penumpang per jamnya.

Selain itu, Budi juga menyarankan agar penumpang di terminal kedatangan internasional dibatasi. Hal ini dilakukan sambil menunggu penambahan fasilitas tes PCR supaya mencegah terjadinya kepadatan penumpang.

Budi juga mendorong adanya integrasi data penumpang pesawat guna memperlancar proses pemeriksaan kesehatan di kedatangan Internasional.

"Saya telah menginstruksikan Dirjen Perhubungan Udara untuk melakukan integrasi data dengan pemegang Air Operator Certificate/AOC (maskapai). Agar mempersingkat waktu karena penumpang tidak perlu mengisi dokumen lagi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan," jelasnya.

Di sisi lain, ia memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder penerbangan atas kolaborasi dan sinergi yang baik dalam upaya mengantisipasi masuknya varian baru COVID-19 melalui simpul-simpul transportasi sebagaimana arahan bapak Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Dirut AP II Muhammad Awaluddin mengatakan tengah menyiapkan laboratorium tes yang siap dalam waktu 2 pekan ke depan. Laboratorium tes tersebut adalah laboratorium tes berstandar Biosafety Level 2 (BSL 2) sehingga pelaksanaan tes PCR bagi penumpang internasional yang baru mendarat di Terminal 3 dapat dilakukan lebih masif dengan hasil tes diketahui hanya dalam waktu 1 jam.

Sebagai informasi, turut hadir dalam peninjauan, Dirut PT. Airnav Pramintohadi Sukarno, Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto dan Direktur Angkutan Udara Maria Kristi.

(ega/ega)