Dirut BPJS Kesehatan Dorong Faskes Genjot Layanan Peserta JKN-KIS

Angga Laraspati - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 16:48 WIB
BPJS Kesehatan
Foto: dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mendorong seluruh fasilitas kesehatan mengembangkan ketersediaan fasilitas dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS. Ia mengatakan peningkatan jumlah peserta harus diiringi dengan peningkatan kualitas layanan kepada peserta, baik layanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan maupun layanan bagi peserta JKN-KIS di fasilitas kesehatan.

Hal tersebut disampaikannya dalam Kunjungan Peresmian Gedung IGD Modern dan Layanan Kemoterapi RSI Siti Hajar Sidoarjo, Selasa (28/09).

"Peningkatan kualitas layanan tersebut juga menjadi fokus utama yang senantiasa kami upayakan agar dapat memenuhi kebutuhan peserta," ujar Ghufron dalam keterangan tertulis, Selasa (28/9/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Ghufron mengapresiasi peresmian Gedung IGD Modern dan Layanan Kemoterapi RSI Siti Hajar Sidoarjo. Dengan diresmikannya Gedung IGD Modern di RSI Siti Hajar, diharapkan dapat memberikan pelayanan kegawatdaruratan yang sesuai dengan kompetensi dan kemampuan dengan waktu respon yang cepat serta penanganan yang tepat.

"Hal ini mengingat bahwa IGD merupakan pertolongan pertama pasien pada kondisi gawat darurat sehingga standar penanganan kegawatdaruratan harus senantiasa diperhatikan. Gedung IGD Modern di RSI Siti Hajar diharapkan dapat memberikan pelayanan darurat yang baik dan terarah agar mutu pelayanan kesehatan dapat terjaga bahkan meningkat dengan pesat," kata Ghufron.

Selain itu, ketersediaan layanan kemoterapi di RSI Siti Hajar tentu sangat dibutuhkan karena kanker masih menjadi masalah kesehatan terbesar di Indonesia dan menjadi penyebab kematian tertinggi kedua setelah penyakit kardiovaskuler. Diharapkan dengan diresmikannya layanan kemoterapi di RSI Siti Hajar, penatalaksanaan kasus kanker di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya akan lebih komprehensif.

"Hal ini juga untuk memberi kemudahan akses bagi masyarakat, khususnya bagi peserta JKN-KIS untuk mendapatkan pelayanan kemoterapi yang optimal sehingga dapat mencegah angka kematian akibat kanker," tambah Ghufron.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyampaikan sebuah pemerintahan atau akselerasi pembangunan, termasuk penyelenggaraan Program JKN-KIS di wilayah setempat, perlu dioptimalkan dengan memperkuat kolaborasi antar stakeholder.

Di Kabupaten Sidoarjo, hampir seluruh rumah sakit bahu membahu melawan COVID-19 mulai dari vaksinasi, perawatan hingga pemulasaran jenazah. Ia pun mengapresiasi BPJS Kesehatan yang turut mendukung pemerintah menangani COVID-19 sesuai dengan tupoksinya.

"Saya harap kerja sama ini terus berjalan. Dengan diresmikannya Gedung IGD Modern dan Layanan Kemoterapi RSI Siti Hajar, saya ucapkan apresiasi sebesar-besarnya. Semoga bisa memberikan layanan kepada masyarakat umum dan peserta JKN-KIS, serta menjadi ladang pahala bagi kita semua," ucap Muhdlor.

(prf/ega)