Jelang Pengumuman Pengganti Azis, Erwin Aksa Puji Lodewjik Tokoh Penyeimbang

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 15:49 WIB
Blak Blakan Bersama Erwin Aksa

Tim Blak Blakan detikcom berkesempatan mewawancarai Mantan Politikus Golkar Erwin Aksa yang baru saja mengundurkan diri karena memiliki pandangan yang berbeda dengan Partai Golkar, Jakarta, Rabu (20/3/2019). Grandyos Zafna/detikcom
Erwin Aksa (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar yang baru, Erwin Aksa, tidak ragu memuji Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus. Erwin menyebut Lodewijk sebagai tokoh 'bersih' yang punya karir cemerlang.

"Pak Lodewijk tokoh yang bersih dan punya karier di TNI yang bersinar," kata Erwin Aksa kepada wartawan, Selasa (28/9/2021).

Golkar Umumkan Kepengurusan BaruKetua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengumumkan kepengurusan baru Partai Golkar periode 2018-2019 di DPP Golkar, Jakarta, Senin (22/1/2018). Melalui SK tersebut, kepengurusan Golkar sebelumnya yang disahkan di era kepemimpinan Setya Novanto dinyatakan dicabut. Putusan baru itu mencabut putusan DPP No 252/DPP/Golkar/10/2017 soal revitalisasi pengurus Golkar yang dibuat oleh Novanto. Grandyos Zafna/detikcomLodewijk F Paulus (Grandyos Zafna/detikcom)

Menurut Erwin, keberadaan Lodewijk di Golkar juga memberikan dampak yang signifikan. Erwin menyebut Sekjen dua periode itu membuat 'akar beringin' menjadi seimbang.

"Dan di Golkar, selama menjadi Sekjen, (Lodewijk) memberikan keseimbangan pada internal partai," sebut Erwin.

Seperti diketahui, Lodewijk merupakan kandidat terkuat pengganti Azis Syamsuddin di jabatan Wakil Ketua DPR RI. Elite Golkar Firman Soebagyo sebetulnya telah memastikan Lodewijk sebagai pengganti Azis.

Namun Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto belum memberikan pernyataan. Rencananya, pengumuman pengganti Azis akan digelar di DPR besok. Airlangga akan mengumumkan secara langsung.

Sedangkan Erwin Aksa baru saja mengemban jabatan Waketum Golkar Bidang Penggalangan Strategis. Dia menggantikan Rizal Mallarangeng, yang kini menjadi komisaris BUMN.

(zak/fjp)