Padat Penduduk, Kelurahan Kapuk Jakarta Barat Akan Dimekarkan

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 15:40 WIB
Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko,
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko menyebut Kelurahan Kapuk menjadi wilayah terpadat di wilayahnya. Kelurahan Kapuk akan dimekarkan.

"Nah kita menunggu hasil pengkajian bahwa kelurahan ini (Kapuk) akan dilakukan pemekaran," kata Yani Wahyu kepada wartawan, Selasa (28/9/2021).

Yani menyebut ada dua alasan khusus kenapa Kelurahan Kapuk mau dimekarkan. Salah satunya dalam rangka pelayanan masyarakat agar optimal.

"Yang kedua, memang Kelurahan Kapuk ini adalah kelurahan karena tadi padat penduduknya. Dari sisi presentasi juga ini Kelurahan yang belum maksimum pencapaian target vaksinasi, yaitu sekitar 70,23 persen lebih rendah dari rata-rata kelurahan di Jakarta Barat yang sudah mencapai 74, 9 persen," ujar Yani.

Sementara itu, Camat Cengkareng Ahmad Faqih menyebut Kelurahan Kapuk wilayah terluas di Jakarta. Dia mendapat usulan dari DPRD DKI untuk melakukan pemekaran wilayah.

"Atas usul dari DPRD provinsi DKI Jakarta bahwa untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat perlu dilakukan pemekaran wilayah supaya semakin banyak aparatur yang bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Faqih.

Faqih menyebut saat ini jumlah penduduk di Kelurahan Kapuk sebanyak 180 ribu jiwa dan target vaksinasi di Kelurahan Kapuk lebih dari 137 ribu jiwa. Saat ini masih terdapat dua wilayah di Jakarta Barat yang capaian vaksinasinya masih rendah, yakni Kelurahan Jembatan Besi dan Kelurahan Kapuk.

"Dan ini lebih banyak daripada target vaksinasi di Kecamatan Tambora dan Kecamatan Tamansari yang hanya 130 ribu dan itu menjadi tantangan buat Kecamatan Cengkareng khususnya, sehingga tingkat kesulitannya juga lebih tinggi," jelas Faqih.

Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI masih berupaya mengejar 2,5 juta warga ber-KTP Jakarta yang belum divaksinasi COVID. Berdasarkan data Pemprov, warga belum tervaksinasi terbanyak di Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakbar.

"Per 11 September warga DKI yang divaksin sebanyak 10,3 juta. Warga yang ber-KTP DKI belum vaksin itu sebanyak 2,5 juta," kata Anies seperti dilansir Antara, Minggu (12/9).

Dilihat di situs corona.jakarta.go.id, Kamis (14/9), sasaran vaksinasi di Jakarta adalah 8,9 juta. Dari total 2,5 juta warga ber-KTP Jakarta yang belum mau divaksinasi, terbanyak ada di kelurahan di Jakbar.

(idn/idn)