Viani Limardi Bantah PSI soal Gelembungkan Dana Reses: Fitnah Busuk!

Indra Komara - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 11:58 WIB
Jakarta -

Viani Limardi buka suara atas pemecatannya yang pada salah satu poin disebutkan menggelembungkan dana reses. Viani membantah tuduhan PSI.

"Tidak ada sama sekali saya melakukan penggelembungan dana reses, itu fitnah yang sangat busuk dan bertujuan membunuh karakter saya," ujar Viani, dalam keterangannya, Selasa (29/9/2021).

Viani menjelaskan dalam surat pergantian antarwaktu atau surat pemberhentiannya, PSI menyebutkan ada pelanggaran yang dilakukan anggota DPRD DKI itu. Salah satunya disebutkan ada penggelembungan dana secara rutin khusus pada Maret 2021.

Dia pun menjelaskan total dana reses Rp 302 juta untuk 16 titik. Viani mengatakan dana itu untuk Maret 2021 dan sudah tuntas.

"Bahkan ada sisa dana reses sebesar kurang-lebih Rp 70 juta dikembalikan ke DPRD. Dan tidak hanya pada Maret 2021 saja, hampir di setiap kali masa reses, saya mengembalikan sisa anggaran reses yang tidak terpakai. Silakan dicek ke DPRD dan BPK. Lalu di mana penggelembungannya?" kata Viani.

Viani menegaskan akan melawan PSI. Dia akan mengambil langkah atas tuduhan penggelembungan dana reses.

"Selama ini saya dilarang bicara bahkan tidak diberikan kesempatan untuk klarifikasi seperti contohnya pada kejadian ganjil-genap lalu yang mengatakan bahwa saya ribut dengan petugas bahkan saya harus minta maaf untuk sesuatu yang menurut saya tidak benar dan tidak saya lakukan. Namun kali ini saya tidak akan tinggal diam dan saya akan melawan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan," kata Viani.

(idn/imk)