Wanita Ngaku Diperkosa Oknum DPRD Maros Dipaksa Gugurkan Kandungan

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 15:37 WIB
poster
Foto ilustrasi pemerkosaan. (Edi Wahyono/detikcom)

IMS Sempat Cabut Laporan Polisi

IMS mengaku sempat mencabut laporan polisi yang diadukannya pada Juni 2021. Dia mengaku dibawa pihak pengacara SS ke notaris untuk sepakat damai dan mencabut laporan.

IMS awalnya mengaku menolak mencabut laporan polisi, tapi dia akhirnya menandatangani kesepakatan damai dan mencabut laporan tersebut karena sudah terdesak ancaman pengacara SS.

"Saya sendiri tidak didampingi oleh siapa pun, itu sampai malam saya dibujuk itu (sepakat damai-cabut laporan di depan notaris), saya tidak mau sampai saya nangis-nangis," ucap dia.

"Dia bilang karena capek, dia bilang, Dek saya kasih tahu kamu, ini demi kebaikan kamu, karena kenapa, kapan ini kamu lanjut laporan, kamu bakal kena juga (pidana), karena kita bahas juga soal aborsi," ucapnya menirukan pernyataan pengacara SS.

Selain dugaan ancaman pidana aborsi, IMS juga mengaku diancam, bahwa SS memiliki video asusila milik IMS.

"Terus yang kedua ini S (SS) juga punya video syur saya yang dia pegang. Itu diancamkan, jangan sampai itu S loloskan itu video nah, itu keluarga kamu tidak dia tahu mengenai ini," kata IMS.

Selepas menandatangani kesepakatan damai di hadapan notaris, IMS mengaku dibawa kembali ke kamar kos miliknya.

Namun belakangan, informasi kasus yang dialami IMS diketahui oleh tantenya. Dalam informasi beredar itu, IMS justru disebut sebagai 'perebut lelaki orang' (pelakor).

Merasa difitnah dengan cerita tersebut, IMS kembali melaporkan SS ke Polda Sulsel pada Juni 2021. Dia mengaku mau membuktikan bahwa dia adalah korban, bukan pelakor.

"Belakangan malah isu yang saya dengar yang saya goda-goda suaminya orang terus saya peras-peras suaminya si anggota dewan ini saya tidak terima," katanya.

"Makanya saya lanjut kembali melapor di bulan 6 kemarin saya lanjut laporan sampai sekarang ini masih berproses," lanjut IMS.

Oknum Anggota DPRD Maros F-PPP Belum Tanggapi Tudingan SS

Pria SS selaku pihak terlapor belum memberikan konfirmasi terkait laporan IMS ke polisi. Sementara pihak PPP Sulsel juga mengaku belum mendapatkan laporan dari PPP DPC Maros terkait laporan ini.

"Saya belum tahu Mas, saya belum tahu," ucap Ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan Amir Uskara kepada detikcom, hari ini.

Imam juga mengaku baru tahu laporan IMS setelah sejumlah media mengkonfirmasi perihal laporan tersebut. Dia mengaku akan segera melakukan pengecekan.

"Jadi saya belum bisa ambil kesimpulan karena belum tahu kronologi dan sebagainya," katanya.

"Saya juga kepengurusan baru Mas, makanya untuk urusan itu juga saya belum tahu. Saya turunin dulu ngecek kronologi dan sebagainya," katanya lagi.


(hmw/nvl)