Unsri Cek Viral Curhat Mahasiswi Dicabuli Dosen Pembimbing Skripsi

M Syahbana - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 14:57 WIB
Poster
Ilustrasi pelecehan seksual (Edi Wahyono/detikcom)
Palembang -

Postingan berisi curhat mahasiswi yang menjadi korban pelecehan seksual oleh dosen viral. Pihak Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang turun tangan mengecek kebenaran peristiwa itu.

Dilihat detikcom dalam postingan yang beredar, Senin (23/9/2021), dosen yang disebut berinisial A diduga melakukan pelecehan seksual saat mahasiswi tersebut melakukan bimbingan skripsi.

Mahasiswi tersebut bercerita kalau dia mendatangi dosen pembimbingnya untuk berkonsultasi mengenai skripsinya. Peristiwa itu disebut terjadi pada Sabtu (25/9).

"Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (25/9) lalu. Pada saat itu, saya mendatangi dosen berinisial A tersebut. Di mana di saat bersamaan, saya sudah memastikan jika dosen tersebut ada di kampus dari adik tingkat saya," tulis mahasiswi itu dalam postingan tersebut.

Mahasiswi tersebut mengaku menemui dosen tanpa janji dan bertemu di ruang kerja dosen tersebut. Si mahasiswi menyebut dosen A sedang sendirian di kantor tersebut. Dia mengaku sempat terlibat obrolan mengenai skripsi.

"Dia sempat menanyakan kondisiku yang terlihat memang tampak pucat karena saat itu kondisi ku memang sakit," demikian cerita wanita yang mengaku mahasiswi Universitas Sriwijaya tersebut.

Dia mengaku bercerita bahwa dia sedang menghadapi masalah keluarga. Dia mengaku kemudian dipeluk si dosen.

"Saat bercerita dengannya, aku merasa makin sedih sampai akhirnya, aku dipeluk oleh dosen tersebut. Setelah memeluk, dia itu akhirnya menandatangani berkas sidang tersebut. Aku kaget dan aku pikir itu hanya bentuk empati atas masalah yang ku alami," katanya.

Saat berpamitan, katanya, dosen A disebut mengulangi tindakan tersebut. Dia menyebut dosen itu juga menciumnya dan meraba tubuhnya.

Dia mengaku syok dan takut berteriak karena takut urusannya dipersulit. Dia juga mengaku dosen itu pernah melakukan onani di hadapannya.

Dia menyebut dosen itu telah meminta maaf dan berjanji tak mengulangi perbuatannya. Mahasiswi tersebut mengatakan dia ingin mengadu, namun takut.

"Demi Allah aku dak ngarang cerito ini, tolong di-up, aku butuh saran," ujarnya menutup cerita.

Pengunggah tak menyebut dengan detail di mana peristiwa itu terjadi. Meski demikian, ada postingan yang menyertakan keterangan bahwa aduan soal dugaan pelecehan seksual itu telah diterima oleh BEM Unsri.

Tanggapan Pihak Unsri

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsri, Iwan Stia Budi, mengatakan pihaknya baru saja mendapat informasi tersebut.

"Iya (baru tahu)," kata Iwan.

Dia mengaku pihaknya masih menelusuri kebenaran dugaan pelecehan seksual tersebut. Dia mengatakan pihaknya bakal mengumpulkan informasi lebih lanjut soal cerita itu.

"Berita ini masih sangat abstrak. Jadi Unsri perlu menelusuri lebih lanjut kebenaran info ini," jelas Iwan.

(haf/haf)