PKS Bicara Maksud Tersembunyi 'Nyanyian Kode' SBY soal Hukum Bisa Dibeli

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 14:49 WIB
Mardani Ali Sera
Ketua bidang DPP PKS Mardani Ali Sera (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam cuitannya di media sosial menyebut kemungkinan penegakan hukum di Indonesia bisa dibeli. PKS meyakini ada maksud tersembunyi di balik cuitan SBY.

"Pertama, Pak SBY figur terhormat, presiden dua periode dengan warisan yang terekam dengan baik," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Senin (27/9/2021).

Mardani menyebut cuitan-cuitan SBY di media sosial pasti berhubungan dengan sesuatu yang penting. Mardani pun sepakat dengan yang disampaikan SBY melalui Twitter.

"Kedua, twit-nya pasti penting dan itu adalah perkara prinsip bahwa hukum tidak bisa dibeli. Bahaya sekali jika hukum bisa dibeli," ujarnya.

Namun Mardani enggan berspekulasi soal 'maksud tersembunyi' di balik cuitan SBY di Twitter itu.

"Ketiga, yang lebih tahu apa maksud tersembunyi dari twit tersebut tentunya Pak SBY atau orang dekatnya," imbuhnya.

Sebelumnya, SBY berbicara perihal penegakan hukum di Indonesia melalui akun Twitter pribadinya yang bercentang biru, @SBYudhoyono, Senin (27/9). SBY menegaskan bahwa keadilan tidak bisa dibeli dengan uang.

"Money can buy many things, but not everything. Mungkin hukum bisa dibeli, tapi tidak untuk keadilan. Sungguhpun saya masih percaya pada integritas para penegak hukum, berjuanglah agar hukum tidak berjarak dengan keadilan," tulis SBY seperti dilihat detikcom.

(rfs/zak)