Korupsi Dibasmi, Pengusaha Mau Bayar Pajak Lebih TInggi

Korupsi Dibasmi, Pengusaha Mau Bayar Pajak Lebih TInggi

- detikNews
Rabu, 12 Apr 2006 00:49 WIB
Jakarta - Presiden Bank Dunia Paul Wolfowitz mengadakan diskusi terbuka dengan tokoh-tokoh ekonomi dan politik Indonesia. Dalam diskusi tersebut Wolfowitz mengingatkan kembali pentingnya pemberantasan korupsi di Indonesia."Dalam sebuah survey, 56 persen pengusaha bersedia membayar pajak lebih tinggi jika korupsi dapat diberantas," katanya dalam diskusi di Hotel Midplaza, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2006).Korupsi, lanjut Wolfowitz, merusak pasar yang akhirnya membuat masyarakat membayar lebih tinggi untuk barang atau jasa tertentu. "Pendapatan rakyat juga menjadi rendah dan membuat investor kabur dari Indonesia," kata Wolfowitz. Untuk memberantas korupsi memang tidak mudah dan perlu waktu. Untuk itulah perlu partisipasi aktif dari masyarakat, pemerintah dan sektor swasta."Selain itu juga diperlukan strategi jangka panjang yang sistematis untuk memberantasnya," katanya.Selain masalah Korupsi, Wolfowitz menyatakan Bank Dunia telah memberikan komitmen untuk membantu Indonesia. Bantuan sebesar US$ 900 juta per tahun telah disiapkan Bank Dunia untuk membantu pemerintah."Bantuan ini akan digunakanan untuk meningkatkan pendidikan, kesehatan dan memperbaiki iklim infestasi," katanya.Diskusi dengan tema "Democracy,Goverment dan Development: Charting a Path for Indonesia" ini dipandu oleh Wimar Witoelar.Selain Wolfowitz, dalam diskusi itu, juga hadir pembicara lain seperti Pimpinan Redaksi Koran Tempo Bambang Harymurti, Menteri Perdangan Mari Elka Pangestu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Yenny Wahid dan Wakil Ketua KPK Erry Riana Hardjapamekas. (ddn/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads