Menhub Cek Jalur Layang Stasiun Manggarai: Netizen Bilang Kayak di Jepang

Nahda Rizki Utami - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 18:25 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi mengecek Stasiun Manggarai (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Foto: Menhub Budi Karya Sumadi mengecek Stasiun Manggarai (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Jakarta -

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi meninjau jalur layang di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Budi menyebut bahwa sejumlah netizen menganggap Stasiun Manggarai seperti layaknya stasiun-stasiun di Jepang.

Pantauan detikcom di Stasiun Manggarai, Minggu, (26/9/2021), Menhub tiba di Stasiun Manggarai pukul 15.45 WIB dan langsung meninjau jalur layang Stasiun Manggarai didampingi oleh Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Dirut PT KAI dan Dirut PT KCI.

"Dari beberapa pengamatan kita netizen senang kali kalau lihat Manggarai kaya di Jepang katanya. Ini modern sekali, bersih dan semoga ini diikuti dengan layanan yang semakin baik," kata Budi kepada wartawan, Minggu, (26/9/2021).

Jalur layang ini merupakan program double-double track yang terbangun secara terintegrasi dan akan melayani perjalanan Bogor-Jakarta Kota, begitu pula sebaliknya.

"Ini tidak terlepas dari program double-double track dan kereta layang yang kita bangun secara intergrated baik itu untuk Jabodetabek maupun keluar kota. Ada empat jalur baru dinaikan ke elevated, di atas untuk dari Bogor ke Kota (Jakarta Kota). Jadi kalau temen-temen dari Bogor ke Kota (Jakarta Kota) itu naik ke atas terus baru ke Bogor atau sebaliknya. Sedangkan yang ke Tanah Abang masih di bawah," jelas Budi.

Menhub Budi Karya Sumadi mengecek Stasiun Manggarai (Nahda Rizki Utami/detikcom)Foto: Menhub Budi Karya Sumadi mengecek Stasiun Manggarai (Nahda Rizki Utami/detikcom)

Budi juga menjelaskan penumpang yang ingin melewati perlintasan, maka bisa menggunakan fasilitas yang ada di Stasiun Manggarai seperti eskalator dan bagi penyandang disabilitas bisa menggunakan lift.

"Kepada PT KAI dan PT KCI saya minta mengoperasikannya secara profesional. Secara profesional artinya tetap dengan satu layanan yang baik, dengan ketepatan waktu yang baik, dengan safety yang baik, tapi ingat sekarang prokes yang baik juga. Jadi apabila menimbulkan suatu hal yang membuat kerumunan, maka cepat mengambil satu keputusan dan berkoordinasi," jelas Budi.

Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo mengamini desain Stasiun Manggarai mirip dengan stasiun di Jepang. Pembangunan Stasiun Manggarai memang terinspirasi oleh pengalaman Dirjen Perkeretaapian selama berada di Jepang.

"Desain Stasiun Manggarai ini memang diinspirasi oleh pengalaman pak dirjen selama di Jepang sehingga desainnya mirip mirip dengan stasiun di Jepang dan InsyaAllah PT KAI melalui PT KAI Commuter akan mengoperasikan dengan sebaik-baiknya," jelas Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo.

Diketahui penyesuaian layanan naik turun penumpang KRL jurusan Bogor-Jakarta Kota ataupun sebaliknya dilakukan dengan pengoperasian peron jalur 11, 12 dan 13 pada bangunan baru Stasiun Manggarai.

Sementara itu, pelayanan naik dan turun pengguna KRL dengan tujuan Bekasi relasi Cikarang/Bekasi-Jakarta Kota atau sebaliknya dan KRL tujuan Bogor/Depok-Angke/Jatinegara atau sebaliknya tetap sama seperti yang berlaku saat ini, yaitu menggunakan jalur satu hingga jalur tujuh.

Simak video 'Progres Double-Double Track Manggarai-Cikarang Kian Pesat':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)