Dirjen Bina Pemdes Minta Kades Tak Lengah Meski Kasus Corona Turun

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 16:32 WIB
Dirjen Bina Pemdes Minta Kades Tak Lengah Meski Kasus Corona Turun
Foto: Dok Istimewa
Jakarta -

Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Dirjen Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo meminta kepala desa tidak lengah meski kasus virus Corona (COVID-19) kian hari kian menurun. Yusharto meminta kepala desa tetap memperkuat posko pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di lingkungan masing-masing.

"Saya meminta kepala desa tidak boleh lengah di tengah penurunan angka COVID-19 dan tetap memperkuat peran posko PPKM di desa," kata Yusharto dalam keterangan pers tertulis seperti dikutip, Minggu (26/9/2021).

Yusharto menerangkan penguatan posko PPKM bisa dilakukan dengan penyuluhan, edukasi, maupun sosialisasi kepada masyarakat. Tak lupa juga, kata Yusharto, kepala desa harus terus menggaungkan protokol kesehatan COVID-19 dan menyampaikan pentingnya vaksinasi.

"Posko PPKM di desa dapat diperkuat dari pencegahan melakukan penyuluhan, edukasi, maupun sosialisasi yang tiada henti kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dan terap melakukan kampanye kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi," kata Yusharto.

Dirjen Bina Pemdes Minta Kades Tak Lengah Meski Kasus Corona TurunFoto: Dok Istimewa

Yusharto menuturkan kepala desa juga harus mengontrol penanganan warga terinfeksi virus Corona yang sedang menjalani isolasi terpusat di tingkat desa. Bila kondisi memburuk, kata Yusharto, kepala desa harus segera bertindak membawa warganya itu ke rumah sakit terdekat.

"Fungsi berikutnya yaitu penanganan, dilaksanakan melalui berbagai kegiatan, baik pendataan warga yang terinfeksi, memfasilitasi warga yang sedang melakukan isolasi mandiri, hingga penyediaan tempat isolasi terpusat di tingkat desa yang menjadi tempat perawatan sementara dan bila mengalami pemburukan dapat segera dikirimkan ke pusat pelayanan kesehatan berupa rumah sakit terdekat," tuturnya.

Lebih lanjut, Yusharto mengatakan pihaknya melalui Ditjen Bina Pemdes akan memperkuat posko PPKM di desa-desa. Saat ini, lanjut Yusharto, sudah ada 55.942 posko PPKM di desa dari total 74.961 desa.

"Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Pemdes terus mendorong dan memfasilitasi pemerintah desa dalam membentuk dan memperkuat posko PPKM di desa," ungkapnya.

"Jumat, 24 September 2021, tercatat jumlah posko PPKM menjadi 55.942 bila dibandingkan dengan jumlah posko sehari sebelumnya terjadi penambahan dari 55.908 posko desa atau bertambah 34 posko. Dengan demikian, posko PPKM di desa telah terbentuk sebesar 74,63% dari jumlah 74.961 desa," imbuhnya.

(whn/dhn)