Aparat Gugur Lagi, Ini Rentetan Peristiwa Mencekam Akibat KKB di Kiwirok

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 10:38 WIB

1. Penyerangan Nakes

Situasi di Kiwirok mulai memanas pada Senin (13/9) pagi. Saat itu KKB menyerang dan membakar sejumlah bangunan fasilitas umum (fasum) yang ada di sana.

Bangunan sekolah, kantor bank, barak tinggal tenaga kesehatan (nakes), hingga rumah dokter dan guru di dua distrik tersebut dibakar.

KKB juga menyerang nakes yang berjuang demi kemanusiaan di distrik tersebut.

Akibat serangan tersebut, setidaknya ada lima orang nakes yang terluka. Selain itu, seorang perawat bernama Gabriella Meilani (22) tewas akibat penganiayaan berat yang dilakukan kelompok yang dipimpin Lamek Taplo itu.

Sementara itu, seorang dokter Geral Sukoi (28) sempat dilaporkan hilang. Namun ia akhirnya pulang ke keluarganya.

Tindakan penyerangan terhadap nakes dan pembakaran fasilitas publik ini dikecam banyak pihak.

2. Anggota TNI Gugur

Selanjutnya, ada seorang anggota TNI gugur ditembak teroris KKB. Prajurit itu ditembak saat mengamankan jenazah suster Gabriella Meilan (22) yang tewas dibunuh secara sadis oleh teroris KKB.

"Prajurit gugur saat KKB menembaki prajurit TNI yang sedang mengamankan heli yang akan digunakan mengevakuasi jenazah Suster Gabriella dari Kiwirok ke Jayapura," ujar Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Arm. Reza Nur Patria kepada wartawan di Jayapura, Selasa (21/9/2021).

Reza mengungkapkan baku tembak memang sempat terjadi antara TNI dan teroris KKB saat jenazah Suster Gabriella hendak dievakuasi ke Jayapura pada Selasa (21/9) pagi.

Bersamaan dengan jenazah suster Gabriella Meliani, jenazah anggota TNI yang gugur dalam kontak tembak itu juga ikut dievakuasi ke Jayapura menggunakan helikopter TNI AD. Prajurit TNI yang tewas itu bernama Pratu Ida Bagus Putu.

Jenazah Pratu Ida Bagus pun ikut dievakuasi bersama jenazah suster Gabriella ke Jayapura menggunakan helikopter TNI AD.