Vaksinasi Dosis Ketiga bagi Nakes Capai 60,74%

Erika Dyah - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 22:11 WIB
cilincing
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengungkap bahwa pemerintah terus mempercepat pemberian vaksin dosis ketiga atau booster bagi tenaga kesehatan (nakes). Ia pun menegaskan vaksin booster hanya diberikan untuk nakes guna melindungi mereka dalam menjalankan tugas di tengah pandemi COVID-19.

"Prioritas program vaksin booster saat ini adalah tenaga kesehatan sebagai populasi berisiko, sekaligus vital dalam mendukung layanan dalam kesehatan di masa pandemi," ujar Johnny dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/9/2021).

Johnny menegaskan saat ini pemerintah hanya memberikan vaksin booster untuk nakes. Ia menambahkan pemerintah belum melakukan perubahan kebijakan terkait hal ini, sehingga vaksin booster belum boleh diberikan untuk masyarakat umum.

"Saat ini vaksin booster memang baru diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. Hal ini lantaran kelompok tersebut lebih berisiko terpapar COVID-19," tegasnya.

Ia pun mengungkap per 24 September 2021, pemberian vaksin dosis ketiga bagi nakes sudah mencapai 60,74 persen lebih dari sasaran vaksinasi sebanyak 892.192 orang.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pemerintah hingga kini masih terus mengkaji rencana program vaksin ketiga untuk masyarakat umum pada tahun depan. Menurutnya, kebijakan tersebut masih memerlukan pertimbangan dan pembahasan yang lebih dalam. Terlebih mengingat jumlah penerima vaksin COVID-19 untuk dosis pertama belum mencapai 50 persen dari total penduduk Indonesia.

"Hingga saat ini booster atau dosis ketiga masih prioritas bagi nakes," tegasnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan hingga Jumat (24/9) pukul 18:00 WIB, realisasi vaksinasi dosis 1 secara keseluruhan di Indonesia telah menjangkau 85.015.837 orang atau 40,82 persen dari target sasaran. Adapun, realisasi pemberian vaksinasi dosis kedua telah menjangkau 47.776.434 orang atau 22,94 persen dari target sasaran.

(ncm/ega)