Widodo: Separatis Papua Tak Hanya Politis, Tapi Bersenjata

Widodo: Separatis Papua Tak Hanya Politis, Tapi Bersenjata

- detikNews
Selasa, 11 Apr 2006 15:46 WIB
Jakarta - Dalam mencapai tujuannya, gerakan separatis Papua dinilai tidak hanya melakukan gerakan politis, tapi juga menggunakan senjata."Rangkaian kejadian mulai aksi-aksi demontrasi, pemberian visa sampai peristiwa penyerangan terhadap mahasiswa dan aparat TNI menunjukkan indikasi adanya kelompok tertentu yang sengaja melakukan kegiatan mengganggu keamanan, kekacauan dan instabilitas," kata Menko Polhukam Widodo AS.Pernyataan Widodo disampaikan kepada wartawan usai rakor terbatas di kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (11/4/2006).Hadir dalam rapat yang membahas situasi terakhir di Papua ini antara lain Kepala BIN Syamsir Siregar, Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoedin, dan Wakil KSAD Letjen TNI Harry Tjahjana.Menurut Widodo, kasus Papua yang yang terjadi sekarang ini tidak terlepas dari realitas adanya keberadaan elemen separatis yang bukan saja melakukan gerakan politis, tetapi juga bersenjata.Penyerangan pos TNI di Kampung Wembi, Distrik Astro, Kabupaten Keerom, Papua, yang menewaskan 2 personel TNI dan 2 warga sipil pada Senin 10 April, menunjukkan adanya gerakan bersenjata."Pemerintah menyatakan belasungkawa kepada para korban dan kepada keluarganya. Langkah-langkah konkret sudah diambil di bawah kendali Pangdam dan Gubernur Papua," kata Widodo.Terhadap pelanggaran hukum dan keamanan, Widodo mengatakan aparat akan menindak tegas dan konsisten menjaga keamanan secara terukur, profesional dan proporsional. (jon/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads