Lebih Dua Hari Gajah ABG Terjerat di Kebun Sawit
Selasa, 11 Apr 2006 16:27 WIB
Pekanbaru - Lebih dua hari seokor gajah ABG jantan terjerat di perkebunan kepala sawit milik PT Peputra. Pihak WWF Riau akan segera membebaskannya dari jeratan itu. Gajah jantan yang masih remaja ini diperkirakan salah satu dari kawanan gajah yang tertinggal dalam program pengusiran gajah. Dua pekan lalu, pemerintah bekerja sama dengan masyarakat dan LSM lingkungan melakukan pengusiran gajah dari lokasi perkampungan penduduk. "Mungkin, saat pengusiran ini, satu ekor gajah jantan remaja ini tertinggal dari rekan-rekannya. Gajah ini tertinggal karena dia sendiri terjerat kakinya di kawasan perkebunan sawit. Besok tim kita akan segera melepaskan jeratan itu," kata aktivis WWF Rau, Syamsidar kepada detikcom, Selasa (11/04/2006) di Pekanbaru. Menurut Syamsidar, jeratan pada gajah ini bukan merupakan unsur kesengajaan. Diperkirakan jeratan yang dipasang masyarakat di perkebunan sawit itu untuk menjerat babi. "Kami yakin, ini bukan unsur kesengajaan memasang perangkap untuk gajah. Kita melihat, perangkap yang terdapat di dalam perkebunan itu untuk menjerat babi," kata Syamsidar. Pihak WWF Riau akan segara melepaskan jeratan tersebut. Setelah melepaskan jeratan, pihaknya akan segera menggiringnya ke kawasan Tesso Nilo yang berjarak dari lokasi sekitar 1,5 kilometer. "Penggiringan ke kawasan Tesso Nilo ini, akan menggunaan gajah jinak," kata Syamsidar.
(asy/)











































