Bila Merapi Meletus, Magelang & Boyolali Paling Rawan

Bila Merapi Meletus, Magelang & Boyolali Paling Rawan

- detikNews
Selasa, 11 Apr 2006 16:00 WIB
Yogyakarta - Bila Gunung Merapi yang ada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu benar-benar jadi meletus, diperkirakan wilayah barat-utara yang melputi Magelang dan Boyolali, merupakan wilayah yang paling rawan. Sebab sektor tersebut merupakan zona yang paling lemah.Hal itu dikemukakan oleh Kepala Seksi Gunung Merapi di kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK), Subandriyo, kepada detikcom di Jl Cendana, Yogyakarta, Selasa (11/4/2006)."Meski aktivitas meningkat, statusnya masih "Waspada". Belum kita naikkan. Tetapi kemungkinan terjadinya perubahan arah letusan saat ini sangat mungkin sekali," katanya.Hal ini terjadi karena desakan magma ke atas semakin besar hingga mencapai 500 meter dari puncak. Namun masih berusaha mencari celah atau terobosan di zona-zona lemah sekitar kubah lava lama.Gerakan magma itu tidak dilakukan secara lurus tapi melewati celah-celah yang berbelok-belok. Hingga saat ini magma masih tertahan dan belum keluar, karena belum adanya celah hingga ke permukaan puncak. "Kita berharap magma keluar melalui rekahan atau celah sehingga muncul lava pijar," katanya.Menurut dia, berdasarkan hasil penelitian, deformasi terlihat sektor barat pada puncak Merapi yang meliputi sisa lava tahun 1956 dan 1948, merupakan sektor paling lemah. "Besarnya perubahan deformasi pada sektor ini sangat dimungkinkan berkembang menjadi rekahan-rekahan. Hanya saja polanya belum jelas," katanya.Dia memperkirakan pada erupsi mendatang, ada kemungkinan muncul kubah lava baru akan muncul pada sektor lava tahun 1956. "Ini baru kemungkinan, tapi apabila itu benar terjadi demikian, sektor utara akan menjadi rawan," katanya.Ditanya mengenai upaya-upaya yang dilakukan, Subandriyo mengatakan saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Magelang, Sleman dan Boyolali dengan memberikan laporan aktivitas Merapi setiap hari, latihan penanggulangan bencana alam dan penyusunan peta operasional prakiraan letusan. Selain itu, dilakukan penyuluhan dan sosialisasi di beberapa daerah yang dinilai paling rawan seperti di wilayah Kecamatan Dukun Kabupaten, Magelang, Kecamatan Tempel, Turi dan Pakem Kabupaten Sleman. Sedang di Kabupaten Boyolali difokuskan di Desa Tlogolele, Klakah dan Jrakah Kecamatan Selo. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads