Komplikasi Diabetes-Stroke, Koruptor di Lapas Banyuasin Meninggal

Antara - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 21:17 WIB
Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (ANTARA/HO)
Lapas Kelas IIA Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (ANTARA/HO)
Banyuasin -

Seorang narapidana (napi) kasus korupsi yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), meninggal. Koruptor tersebut mengalami sakit komplikasi.

Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel Hamsir menjelaskan napi tersebut berinisial W (62). Napi itu ditemukan teman sekamarnya di klinik Lapas Banyuasin dalam kondisi setengah sadar pada Jumat (24/9/2021) sekitar pukul 02.30 WIB.

Selanjutnya W langsung diambil tindakan oleh petugas medis, yaitu perawat Lapas Banyuasin atas nama Sri Wahyuni.

Pemeriksaan fisik keadaan umum narapidana W menunjukkan hasil yang buruk. Tekanan darahnya 100/80 mmHg, HR 72x/menit, RR 24x/menit, saturasi oksigen 65, dan terjadi penurunan kesadaran (somnolen).

"Setelah menerima laporan kondisi fisik W tersebut, Kasi Binadik dan Kasubsi Bimaswat meneruskan kepada Kepala Lapas untuk mendapatkan arahan dan petunjuk lebih lanjut," kata Hamsir seperti dilansir Antara.

Pada pukul 03.00 WIB, narapidana W dibawa ke IGD Rumah Sakit Umum Daerah Banyuasin untuk dirawat lebih intensif. Namun pasien dinyatakan meninggal pada pukul 04.00 WIB. Napi itu mengalami komplikasi penyakit.

"Meninggal dunia dengan diagnosis diabetes melitus dan stroke yang disertai sesak napas di RSUD Banyuasin," ucap Hamsir.

Jenazah untuk sementara disemayamkan di RSUD Banyuasin dan akan diantarkan ke rumah duka untuk selanjutnya diserahterimakan kepada keluarga.

Kepala Lapas Banyuasin telah melaporkan perihal kematian narapidana tersebut kepada Kakanwil Kemenkumham Sumsel melalui Kepala Divisi Pemasyarakatan.

"Perkembangan proses serah-terima jenazah dan laporan lengkap kematian akan kami laporkan lebih lanjut," katanya.

(jbr/lir)