Bobby Optimistis Kota Medan Turun ke PPKM Level 2

Datuk Haris Molana - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 21:19 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution
Foto: Datuk Haris/detikcom
Medan -

Wali Kota Medan Bobby Nasution optimistis PPKM di wilayahnya bisa turun dari level 3 ke level 2. Bobby mengaku sedang menggencarkan tracing dan testing agar semua itu terwujud.

"Itu harus (optimistis). Kita selalu optimistis bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Kalau ditanya bagaimana, ini upayanya. Nggak bisa sendiri, nggak ada pahlawan itu sendiri. Kita nonton film pahlawan punya grup masing-masing. Ini kita buat grup kita. Seluruh stakeholder yang ada di Medan adalah grup kita memberikan yang terbaik, khususnya penanganan COVID-19. Ini kita ajak sama-sama untuk testing dan tracing," sebut Bobby setelah melakukan rapat dengan sejumlah pihak rumah sakit di gedung PKK Medan, Jumat (24/9/2021).

Bobby berharap semua pihak ikut terlibat dalam penanganan virus Corona (COVID-19), sehingga Pemko Medan tidak bekerja sendiri.

"Keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya Pemko Medan, keterlibatan Forkopimda, stakeholder, terutama masyarakat, untuk bisa menekan COVID. Kuncinya sudah ditetapkan dari kemarin-kemarin, 3T dan 5M itu nggak pernah berubah dari awal sampai sekarang. Yang perlu ditekankan hanya dua hal itu," kata Bobby Nasution

Bobby mengatakan ada 47 rumah sakit di Medan yang melayani COVID-19. Seluruhnya telah sepakat untuk membuat tim membantu Pemko Medan melakukan tracing dan testing.

"Ada 47 rumah sakit yang melayani COVID. Kita tadi sepakat seluruhnya nanti membuat tim setiap rumah sakit terdiri dari lima orang untuk membantu Pemko Medan men-tracing dan men-testing. Ini upaya kita yang harus lebih maksimal diperbaiki, terus fasilitas kesehatan kita perbaiki," ucap Bobby.

Kemudian Bobby menjelaskan soal standardisasi tracing dari WHO. Bobby terus berupaya menargetkan standardisasi itu di tengah masyarakat.

"Standarnya itu dari WHO minimal 15 kontak erat, kemarin ditargetkan level tinggi itu 8, kenapa? Karena jumlah kasus per hari tinggi di atas 500. Ini kasus di bawah 100, kemarin 55 bisa optimistis dikalikan 15 kontak erat. Ini upaya yang kita selalu mengantisipasi penyebaran COVID di Medan," ucap Bobby.

(aik/aik)