Dua Kandidat Ketum PBR Imbau Zainuddin Bersikap Netral
Selasa, 11 Apr 2006 16:00 WIB
Jakarta - Dua dari empat kandidat ketua umum Partai Bintang Reformasi (PBR), Djafar Badjeber dan Ade Daud Nasution, meminta Ketum PBR Zainuddin MZ konsisten tidak akan mendukung calon tertentu.Konsistensi Zainuddin sangat penting agar Muktamar PBR di Bali pada 24-27 April nanti berjalan sukses dan lancar."Janji petinggi PBR pada kami tidak akan mendukung keempat calon. Artinya netral-netral saja. Itu yang kami harapkan," kata Djafar dalam jumpa pers di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (11/4/2006).Djafar mengaku tidak membutuhkan restu dari Zainuddin karena ia ingin menjadikan arena muktamar betul-betul demokratis, yaitu kekuasaan suara berada di tangan peserta muktamar.Dia juga menyoroti adanya tradisi kurang baik yang mulai berkembang di PBR, yaitu dugaan money politics. Karenanya ia meminta kepada para peserta muktamar untuk menggunakan hati nurani sebagai rujukan dalam memilih ketua umum PBR."Kalau ini dibiarkan, apalagi eskalasinya meningkat, muktamar yang bersih akan sulit kita temukan. Praktik ini sangat menyedihkan terhadap demokrasi secara fair," katanya.Sementara Ade Daud Nasution mengimbau para peserta muktamar untuk menggunakan hati nurani dalam memilih pemimpin PBR yang akan datang. "Ini penting agar perpecahan PBR tidak terjadi lagi dalam muktamar di Bali," katanya.Keduanya juga menyatakan tidak tertutup kemungkinan untuk berkoalisi. Saat ini baik Djafar maupun Ade masih berusaha merebut hati peserta muktamar untuk memilih mereka.
(umi/)











































