Kejar Target, 538 Desa di Jabar Sudah Terjangkau Vaksinasi

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 19:14 WIB
Amankah minum kopi setelah vaksinasi Covid-19? Berikut penjelasan para ahli.
Foto: iStock
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terus berupaya mempercepat program vaksinasi untuk mencapai target 37 juta warga hingga akhir Desember 2021. Tidak hanya di kota-kota besar, percepatan vaksinasi juga dilakukan di desa.

Seperti halnya yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Provinsi Jawa Barat. DPMDes Jabar diketahui menggelar vaksinasi secara masif di sejumlah desa lewat kegiatan Gebyar Vaksinasi Jabar Juara bertajuk 'Merdeka COVID-19'.

Kepala DPMDes Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono mengatakan melalui Gebyar Vaksinasi Jabar Juara tercatat ada 52.778 orang di 174 desa yang sudah menerima vaksin COVID-19.

"Jumlah itu belum termasuk 364 desa yang waiting list, dengan target sasaran 228.282 orang," ujar Bambang dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar, Jumat (24/9/2021).

Dengan jumlah tersebut, menurutnya vaksinasi di Jabar terlaksana di 538 desa dengan total potensi orang tervaksin sebanyak 281.060. Bambang mengatakan DPMDes memanfaatkan Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) yang memiliki desain unik untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di desa-desa terpencil.

"Di samping mobil Maskara, Pendamping Posyandu Juara (PPJ) dan Patriot Desa juga ikut digerakkan untuk menyukseskan menuju 37 juta warga Jabar yang divaksin," katanya.

"Setiap kegiatan vaksinasi massal, PPJ dan Patriot Desa akan hadir memobilisasi warga ke sentra-sentra vaksinasi," lanjutnya.

Diketahui sampai dengan 23 September 2021, total masyarakat di Jabar yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama yaitu 14.124.624 orang dan dosis kedua 7.119.642 orang. Sementara target akhir yang harus divaksin 37.907.814 yang harus rampung pada akhir Desember 2021. Adapun lima daerah dengan cakupan vaksinasi tertinggi di antaranya, Kota Bogor, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kota Cirebon, Kota Sukabumi. Sementara lima daerah terendah yakni Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Cianjur, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon.

(fhs/ega)