Ziarah ke Makam Mbah Lim, Menko Airlangga Didoakan Sukses di 2024

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 15:11 WIB
Airlangga Hartarto
Menko Airlangga Hartarto Foto: Kemenko Perekonomian
Jakarta -

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyempatkan diri ziarah ke makam KH Moeslim Rifai Imam Putra atau Mbah Lim, di Ponpes Almuttaqien Pancasila Sakti, Klaten. Kedatangannya di sela kunjungan kerja disambut hangat di lokasi.

Kumandang lagu Indonesia Raya menyambut kedatangan Airlangga. Kehadirannya disambut oleh pengasuh Ponpes dan putra putri Mbah Lim antara lain: KH Jalaludin Muslim, KH Saifudin Zuhri Alhadi, KH Muhamad Choiri Fathullah Al Alawi, dan KH Jazuli Kasmani.

Airlangga sendiri hadir didampingi Agus Gumiwang Kartasasmita, Dito Ganinduto, Nusron Wahid dan beberapa anggota DPR lainnya.

"Saya datang ke sini untuk ziarah ke makam Mbah Lim yang kalau dihubung-hubungkan masih ada jalur famili dengan mbah dan buyut saya di Klaten sini, sekaligus menjalin silaturrahmi dengan anak dan cucunya beliau," kata Airlangga, Jumat (24/9/2021).

"Kami berharap mempunyai tali silaturrahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Almuttaqien Pancasila Sakti (Alpansa)," sambungnya.

Airlangga mengatakan, dirinya senang dengan pengembangan yang dilakukan di Ponpes Almuttaqien Pancasila Sakti, Klaten. Dia mengapresiasi adanya balai latihan kerja (BLK) hingga Lembaga Wakaf Mikro.

"Saya kira sudah baik. Tinggal bagaimana dikembangkan lebih lanjut," ungkap Airlangga.

KH Saifudin Zuhri salah satu putra Mbah Lim menyatakan, Airlangga bukan sosok yang asing bagi dzurriyah Mbah Lim, melainkan sudah dianggap saudara sendiri.

"Ayahnya beliau Pak Hartarto sama Ibu Tien Suharto dulu sering sowan dan datang ke sini membicarakan masalah kebangsaan. Beliau juga keturunan Ki Ageng Gribig. Sehingga kita masih ada hubungan famili di atas-atasnya sana. Jadi kalau beliau punya hajat, sebagai famili dan saudara harus kita bantu dan dukung," ungkapnya.

Atas sambutan tersebut, Airlangga merasa bahagia karena menyambung persaudaraan.

"Wah ini ketemu dulur. Dulur iki. Satu trah," kata Airlangga.

Saar berziarah, Airlangga tampak khusyuk membaca tahlil, dan berdoa di makam Mbah Lim. Seusai ziarah, KH Saifudin Zuhri mengatakan antara Mbah Lim dan buyutnya Airlangga sama-sama trah di Pakubuwono IV dan Mangkunegara I.

"Wis saya do'akan moga sukses tahun 2024. Apalagi saudara sendiri," ungkap KH Saifudin Zuhri.

Mbah Lim merupakan pendiri Ponpes Almuttaqien Pancasila Sakti, di Kampung Sumberrejo Wangi, desa Troso Kecamatan Karanganom, Klaten, Jawa Tengah. Semasa hidupnya Mbah Lim dikenal salah satu guru spiritual dan sahabat karib Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Selain itu Mbah Lim dikenal sebagai ulama "nyentrik" yang berjiwa nasionalis dan yang pertama mendengungkan kata "NKRI Harga Mati".

(hri/fjp)