Temui Kalla, FPDS Minta Eksekusi Tibo Cs Ditunda

Temui Kalla, FPDS Minta Eksekusi Tibo Cs Ditunda

- detikNews
Selasa, 11 Apr 2006 13:39 WIB
Jakarta - Dukungan moral terhadap Fabianus Tibo, Maranus Riwu, dan Dominggus da Silva, 3 terpidana mati kerusuhan Poso, terus mengalir. Kini giliran Fraksi Partai Damai Sejahtera (FPDS) menemui Wapres Jusuf Kalla meminta agar eksekusi mati ditunda."Kami meminta Wapres untuk menundanya, karena Wapres merupakan tokoh Malino yang sudah tahu betul akar permasalahan di daerah itu," kata Sekjen Fraksi Partai Damai Sejahtera (PDS) Denny Tewu.Hal ini disampaikan dia dalam jumpa pers usai bertemu Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2006).Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua FPDS Constant Ponggawa danAnggota FPDS Jeffrey J Massie.Apa tanggapan Wapres? "Ini sudah tuntas, tidak ada lagi proses pencarian fakta. Jadi Wapres berkeputusan sesuai keputusan Menko Polhukam," kata Denny.Menurut Denny, eksekusi Tibo cs sebaiknya ditunda hingga kasus hukum yang memeriksa 16 saksi selesai dilakukan. "Karena bagaimana pun kalau masih ada saksi yang diperiksa, berarti eksekusi belum bisa dijalankan," cetusnya.FPDS tidak melihat kasus Tibo dipolitisir. "Tetapi kami hanya meminta diselesaikan dulu masalah penyelidikan yang dilakukan polisi terhadap 16 saksi kerusuhan Poso," tandas Denny.Buka MunasDalam pertemuan itu, lanjut Denny, Kalla diminta kesediaannya untuk membuka Musyawarah Nasional (Munas) PDS yang bakal digelar di Manado pada 23-26 April.Dukungan terhadap Tibo cs sebelumnya datang dari elemen masyarakat dan pemuda Kota Kupang yang menggelar acara 1.000 lilin. Dukungan serupa juga diberikan oleh sekitar 3.000 umat Katolik di Manado.Eksekusi Fabianus Tibo, Maranus Riwu, dan Dominggus da Silva batal dilaksanakan pekan lalu. Namun Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh memastikan eksekusi akan dilaksanakan April ini.Sebelumnya Tibo cs telah meminta grasi kepada Presiden SBY, namun grasi itu ditolak. Kemudian Tibo cs mengajukan grasi untuk kedua kalinya. Tapi belum ada respons. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads