Pantau Program Dukungan UMKM, Airlangga Tinjau UMKM usAHA di Solo

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 23:38 WIB
Golkar
Foto: Kemenko Perekonomian
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengunjungi UMKM usAHA di Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Kamis (23/9). UMKM ini merupakan salah satu kelompok pemberdayaan masyarakat dan berfokus pada pelatihan dan bantuan kepada para pelaku UMKM.

Airlangga mengatakan kunjungannya bertujuan untuk memantau Program Dukungan UMKM yang termasuk dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Di kesempatan tersebut, 8 UMKM dengan jenis usaha ultra mikro dan mikro menampilkan produk di bidang kebutuhan sehari-hari, warteg, bahan pangan, makanan olahan, agen air mineral/gas/minyak tanah, dan kebutuhan sekolah.

"UMKM usAHA mengajak masyarakat untuk membangun ekonomi Indonesia dimulai dari lingkungan terkecil mereka, yaitu dengan berbelanja di UMKM atau warung tetangga mereka sendiri. Untuk itu, UMKM usAHA berfokus untuk melatih UMKM-UMKM rumahan yang dekat dengan masyarakat dan terdampak langsung pandemi COVID-19, melalui program WirausAHA Maju," tutur Airlangga dalam keterangan tertulis, Kamis (23/9/2021).

Melalui Program WirausAHA Maju, UMKM usAHA telah memberikan pelatihan kepada 11.325 pelaku UMKM dari 28 kabupaten/kota se-Pulau Jawa. Di Jawa Tengah dan Yogyakarta, sebanyak 2.080 pelaku UMKM telah diberikan pelatihan.

Pelatihan ini pun mendapat perhatian dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, yang juga mengharapkan UMKM agar dapat terus maju. Adapun UMKM diharapkan dapat mengembangkan setiap potensi sehingga mampu beroperasi dalam skala lebih besar.

Terkait pelatihan, Airlangga menjelaskan di gelombang pertama ini, pelaku usaha mikro dilatih tentang pengelolaan usaha. Materi pelatihan yang diberikan yakni, dasar-dasar sikap dan pola pikir kewirausahaan secara umum mencakup konsumen atau pelanggan, sales atau profit. UMKM juga diberi tips soal kiat-kiat membuka usaha dan memasarkan produk.

Selain pelatihan, ada pula program usAHA Borong Usaha, yaitu program bantuan untuk usaha mikro yang membutuhkan. Hal ini berupa pembelian produk, yang kemudian dapat digunakan untuk kegiatan sosial.

"Disampaikan UMKM usAHA juga telah memiliki aplikasi bernama WirausAHA sebagai salah satu cara memantau proses bisnis pelaku UMKM yang telah dilatih. Pelatihan adalah hal terpenting untuk menambah kemampuan dan nanti akan juga diberi bantuan pendampingan. Di sini perbankan siap mendorong, apalagi rata-rata pengusaha UMKM (di Jayengan) ini sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun," pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut Airlangga turut didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha BUMN, Riset, dan Inovasi Kemenko Perekonomian, serta GM Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI.

Dalam kegiatan tersebut, Airlangga juga berdialog santai bersama para pelaku UMKM tentang perkembangan usaha mereka. Ia juga turut soal penerapan prokes di lingkungan tersebut sekaligus memberikan bantuan peralatan usaha secara simbolis.

(akn/ega)