Hukum Melaksanakan Sujud Syukur, Sunnah atau Wajib?

Rosmha Widiyani - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 08:12 WIB
One day One Hadits Keutamaan Sholat Lima Waktu
Foto: Denny putra/detikcom/Hukum Melaksanakan Sujud Syukur, Sunnah atau Wajib?
Jakarta -

Sujud syukur identik dengan selebrasi untuk merayakan keberhasilan. Aksi ini biasa dilihat dalam kompetisi olahraga, reality show, atau talent show yang tayang di televisi.

Bagaimana hukum melaksanakan sujud syukur?

Dikutip dari situs Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Aceh, hukum melaksanakan sujud syukur berbeda dengan bersyukur. Hukum bersyukur kepada Allah SWT adalah wajib meski tidak disukai.

"Kita wajib ridho dengan takdir Allah, meskipun takdir tersebut tidak kita sukai. Sementara, hukum bersyukur dengan cara melakukan sujud syukur adalah sunnah," tulis situs tersebut dilihat detikcom pada Rabu (22/9/2021).

Dalam haditsnya, para sahabat Nabi SAW menjelaskan kondisi yang menyebabkan Rasulullah sujud syukur,

نْ أَبِى بَكْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ كَانَ إِذَا جَاءَهُ أَمْرُ سُرُورٍ أَوْ بُشِّرَ بِهِ خَرَّ سَاجِدًا شَاكِرًا لِلَّهِ.

Artinya: Seperti diceritakan Abu Bakrah RA dari Nabi SAW, yaitu ketika beliau mendapatkan hal yang menggembirakan atau dikabarkan berita gembira, beliau tersungkur untuk sujud pada Allah Ta'ala. (HR Abu Daud).

Hadits lain terkait sujud syukur adalah,

إِنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ أَتَانِى فَبَشَّرَنِى فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ مَنْ صَلَّى عَلَيْكَ صَلَّيْتُ عَلَيْهِ وَمَنْ سَلَّمَ عَلَيْكَ سَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَسَجَدْتُ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ شُكْراً

Artinya: "Sesungguhnya Jibril 'alaihis salam baru saja mendatangiku lalu memberi kabar gembira padaku, lalu berkata, "Allah berfirman: 'Siapa yang bershalawat untukmu, maka Aku akan memberikan shalawat (ampunan) untuknya. Siapa yang memberikan salam kepadamu, maka Aku akan mengucapkan salam untuknya'. Ketika itu, aku lantas sujud kepada Allah sebagai tanda syukur." (HR Ahmad).

Mengutip dari hadits Rasulullah SAW, ada empat hal yang menyebabkan Nabi SAW dan sahabatnya sujud syukur. Keempatnya adalah:

  • Ketika mendapat surat dari Ali yang mengabarkan suku Hamzah masuk Islam
  • Saat malaikat jibril mengabarkan orang yang bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW akan diberi rahmat dan keselamatan
  • Abu Bakar sujud syukur saat mendengar kematian Musailamah al-Kadzdzab mati
  • Ka`ab bin Abdul Malik sujud syukur ketika mengetahui tobatnya diterima Allah SWT.

Hukum melaksanakan sujud syukur memang sunnah, namun tak ada salahnya melakukan ibadah ini bila mendapat nikmat yang sangat besar. Nikmat tersebut biasanya tidak berulang sehingga terasa sangat berharga.

Sujud syukur bisa dilakukan spontan saat mengetahui telah mendapatkan nikmat spesial. Saat melakukan ibadah ini cukup suci dari hadas dan najis, menghadap kiblat, diawali takbir dan diakhiri salam tanpa tasyahud akhir.

Semoga penjelasan hukum melaksanakan sujud syukur ini cukup jelas ya detikers, terutama bagi yang ingin segera melakukan ibadah ini. Amin.

(row/erd)